JAVASATU.COM- Stadion Gajayana Kota Malang merayakan usia satu abadnya dengan semarak, Minggu (18/1/2026). Perayaan istimewa ini diwarnai kehadiran 100 legenda sepak bola Indonesia dari Persema Malang Legends, Persib Bandung Legends, dan SDF Indonesia Batavia Jakarta Legends, serta ribuan warga yang menyaksikan rangkaian acara.

Perayaan digelar sejak pukul 08.00 hingga 17.30 WIB dengan turnamen Tendangan Penalti Piala Gubernur Jawa Timur dan Trofeo All Star Legends Indonesia. Suasana haru dan nostalgia mewarnai reuni para legenda, yang kembali mengenang berbagai peristiwa bersejarah di Stadion Gajayana. Beberapa “kawan lama” juga datang dari berbagai daerah, menambah kemeriahan acara.
Ketua Dewan Pembina Malang Legends, Prof. Muhammad Bisri, menekankan bahwa gelaran ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana menanamkan nilai persatuan, fair play, dan cinta tanah air bagi generasi muda.
“Dari lapangan hijau, lahir bibit pesepak bola yang berprestasi sekaligus bermartabat. Perayaan ini menjadi teladan persatuan dan kerukunan bagi generasi berikutnya,” ujarnya.
Acara ini terselenggara melalui kolaborasi Bakorwil III Jawa Timur, Dinas Pemuda & Olahraga Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang, dan Persema Reborn, dengan dukungan berbagai pihak termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, yang menyelenggarakan Pasar Sembako Murah Bermutu di lokasi stadion.
Kepala Bakorwil III Jawa Timur, Asep Kusdinar, menyampaikan bahwa rangkaian ini juga menjadi pemanasan jelang Charity Game Para Legenda Indonesia yang akan digelar pada Mei 2026 di Surabaya.
“Kesuksesan gelaran di Malang menjadi modal untuk Charity Game berikutnya. Semua ini menunjukkan sinergi pemerintah, komunitas, dan pelaku olahraga untuk membangun ekosistem sepak bola di Jawa Timur,” jelasnya.
Selain merayakan sejarah dan prestasi, event ini juga menekankan semangat solidaritas dan kepedulian sosial, membangun ekosistem inovasi olahraga, serta menginspirasi generasi muda untuk meneladani nilai sportivitas dan kebersamaan yang diwariskan para legenda.
Perayaan 100 tahun Stadion Gajayana Kota Malang menjadi momentum penting, bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga untuk memperkuat identitas olahraga dan persatuan masyarakat Malang serta Jawa Timur. (wes/nuh)