JAVASATU.COM- Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menggelar Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guna meningkatkan profesionalisme guru MI. Kegiatan tersebut berlangsung di MI Thoriqotul Ashfiya’, Desa Babaksari, Kecamatan Dukun, Senin (19/1/2026).

Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari itu dibuka langsung oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru seiring dengan penguatan nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan madrasah.
“Guru madrasah harus terus mengembangkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus menjadi agen moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujar Muhammad Ali Faiq.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Gresik, Masfufah, yang memaparkan kebijakan terbaru Kementerian Agama terkait peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru madrasah.
Ketua KKGMI Kecamatan Dukun, Ahmad Nurus Shobah, mengatakan pelatihan PKB ini merupakan program terbatas yang hanya diikuti 200 peserta secara nasional. Dari Kabupaten Gresik, kata dia, hanya dua lembaga yang terpilih, yakni KKGMI Dukun dan KKMTS Bawean.
“Ini kesempatan langka. Kami berharap peserta dapat menindaklanjuti hasil pelatihan melalui diseminasi di lembaga masing-masing,” kata Shobah.
Pelatihan PKB ini mencakup sejumlah materi strategis, antara lain pemanfaatan teknologi informasi (TIK) dalam pembelajaran, asesmen pembelajaran, serta pengenalan konsep ekoteologi. Total durasi pelatihan mencapai 52 jam pelajaran.
Sebanyak 29 guru MI mengikuti pelatihan ini, didampingi pengurus KKGMI, dengan total undangan sekitar 50 peserta. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong guru madrasah tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif, humanis, dan berwawasan lingkungan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus KKGMI, KKG Kecamatan Dukun, serta pengawas madrasah di wilayah setempat. (hoo/arf)