JAVASATU.COM- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memberantas korupsi saat menghadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana Kota Malang, Minggu (8/2/2026). Di hadapan para ulama, kiai, dan ribuan warga nahdliyin, Prabowo menyatakan Indonesia harus bersih dari praktik pencurian kekayaan negara.

“Saya dan pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, segala bentuk penipuan, manipulasi, dan penggarongan atas kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan mundur setapak pun,” tegas Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut setelah mempelajari data dan kondisi nasional sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, ia menemukan masih banyak kebocoran dan kekayaan negara yang tidak terkelola optimal. Bahkan, menurutnya, terlalu banyak aset bangsa yang dibawa ke luar negeri.
“Kita tidak boleh ragu mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri,” ujarnya.
Prabowo menekankan, mandat konstitusi dalam UUD 1945 mewajibkan presiden melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Ia mengartikan perlindungan itu bukan hanya dari ancaman fisik, tetapi juga dari kemiskinan, kelaparan, rendahnya akses pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Selain isu pemberantasan korupsi, Prabowo juga menyinggung capaian pemerintah di sektor pangan. Ia menyebut cadangan beras nasional per 31 Desember 2025 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Pemerintah, kata dia, juga menargetkan swasembada jagung dalam waktu dekat dan swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan.
“Indonesia sekarang swasemada beras, dan insyaallah dalam tiga tahun kita akan swasemada pangan,” ujarnya.
Prabowo juga memaparkan program makan bergizi yang telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Pemerintah menargetkan angka itu meningkat menjadi 82,3 juta penerima sebelum akhir 2026.
Di bidang perumahan, ia memastikan pemerintah akan membangun jutaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara di sektor haji, Prabowo mengungkapkan Indonesia mendapat izin memiliki lahan di Kota Makkah untuk pembangunan kampung haji, dengan target penurunan biaya haji bagi jemaah Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi atas peran NU selama satu abad menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Ia menilai NU konsisten menjadi pilar kebangsaan, terutama dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
“Tidak ada bangsa yang kuat kalau pemimpinnya tidak rukun. Mari kita bersatu, berbeda boleh, tapi di ujungnya harus menjaga persatuan,” katanya.

Acara Mujahadah Kubro 100 Tahun NU dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, para ulama dan kiai, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, serta ribuan warga NU dari berbagai daerah.
Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa bersatu dalam doa dan ikhtiar menjelang bulan suci Ramadan, agar Indonesia tetap aman, damai, dan sejahtera. (saf)