JAVASATU.COM- Permintaan LPG 3 kilogram di Kota Batu mengalami lonjakan di pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Tren masyarakat yang lebih memilih memasak sendiri dan berbuka puasa di rumah menjadi faktor utama meningkatnya konsumsi LPG subsidi ini.

“Sejak awal Ramadan hingga pertengahan bulan, penyaluran LPG 3 kg meningkat dibanding hari biasa. Masyarakat sekarang lebih banyak memasak untuk sahur dan berbuka di rumah,” ujar pemilik salah satu pangkalan LPG di Kota Batu, Erico, Rabu (11/3/2026).
Peningkatan ini juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Warga cenderung menahan pengeluaran, sehingga mengurangi frekuensi makan di luar dan lebih mengutamakan hidangan rumahan.
“Daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, sehingga mereka memilih memasak sendiri. Ini membuat permintaan LPG 3 kg meningkat dibanding tahun sebelumnya,” kata dia.
Selain itu, kebersamaan keluarga selama Ramadan menjadi salah satu pemicu lonjakan konsumsi. Banyak keluarga yang menyiapkan hidangan sahur dan berbuka bersama, menggantikan kebiasaan buka puasa di luar atau mengikuti acara buka bersama di restoran dan hotel.
“Tahun ini, suasana Ramadan lebih banyak di rumah. Anak-anak dan orang tua lebih sering menyiapkan hidangan sendiri. Ini jelas memengaruhi kebutuhan LPG 3 kg di masyarakat,” tambahnya.
Pihak pangkalan juga menegaskan bahwa pasokan LPG 3 kg tetap stabil dan distribusi berjalan lancar. Mereka menghimbau masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan dan tidak menimbun, untuk memastikan kelancaran distribusi di seluruh wilayah Kota Batu.
“Kami imbau masyarakat membeli LPG sesuai peruntukannya. Jangan sampai ada pembelian berlebihan agar distribusi tetap merata dan semua warga bisa terpenuhi kebutuhannya,” ujarnya.
Pengawasan distribusi LPG 3 kg terus dilakukan hingga menjelang Idulfitri. Dengan pasokan yang aman dan strategi distribusi yang terkontrol, diharapkan kebutuhan masyarakat tetap tercukupi meski permintaan meningkat selama Ramadan.
“Kami optimistis kebutuhan LPG 3 kg akan terpenuhi dengan baik hingga menjelang Hari Raya. Pemerintah dan pangkalan akan terus memantau agar tidak terjadi kelangkaan,” tutupnya. (saf)