JAVASATU.COM- Arus mudik menuju Kabupaten Malang mulai meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Tercatat, sebanyak 21.506 kendaraan masuk ke wilayah Malang melalui tiga gerbang tol utama pada Selasa (17/3/2026), naik 5,92 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Data Operasi Ketupat Semeru 2026 menunjukkan lonjakan signifikan terjadi di Gerbang Tol Singosari, Lawang, dan Pakis yang menjadi pintu utama masuk ke Malang.
Rinciannya, pada Senin (16/3/2026), kendaraan yang masuk tercatat 3.513 unit di Lawang, 13.105 unit di Singosari, dan 3.686 unit di Pakis. Jumlah tersebut terus meningkat pada hari berikutnya seiring mendekati puncak arus mudik.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikasi awal dimulainya arus mudik di wilayah Malang.
“Peningkatan kendaraan yang masuk sudah terlihat dan diperkirakan akan terus bertambah hingga puncak arus mudik,” ujar Bambang, Rabu (18/3/2026).
Tak hanya arus masuk, volume kendaraan keluar dari Malang juga mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 20.920 kendaraan keluar, atau naik sekitar 0,47 persen. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih terpantau aman, lancar, dan terkendali.
Selain kendaraan pribadi, peningkatan mobilitas juga terlihat di sektor transportasi umum. Jumlah penumpang kereta api di sejumlah stasiun seperti Kepanjen, Lawang, dan Singosari mencapai ratusan hingga hampir seribu orang per hari.
Di sisi lain, Bandara Abdulrachman Saleh mencatat 989 penumpang datang dan 607 penumpang berangkat dalam periode yang sama.
Polres Malang memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu (18/3/2026). Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengamanan diperketat di sejumlah titik strategis.
“Kami meningkatkan patroli dan menempatkan personel di titik rawan kepadatan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman,” jelasnya.
Pengamanan juga dilakukan secara terpadu dengan instansi terkait, termasuk di jalur wisata dan pusat keramaian yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. (agb/nuh)