email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UB Akan Sulap Limbah Dapur MBG Jadi Cuan, Dorong Ekonomi Sirkular di Malang

by Syaiful Arif
10 April 2026

JAVASATU.COM- Universitas Brawijaya (UB) melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menggagas inovasi pengolahan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bernilai ekonomi. Program ini akan mengubah limbah organik menjadi pakan ternak, sekaligus mendorong ekonomi sirkular dan pengurangan sampah di Kota Malang.

UB gagas Limbah Dapur MBG jadi Cuan. (Credit: Javasatu.com)

Inisiatif tersebut digagas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kelompok peternak yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ini kali pertama di Indonesia.

Pada tahap awal, program akan diuji coba di empat dapur MBG dengan melibatkan peternak lele serta kambing-domba di wilayah Singosari.

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim. (Credit: Javasatu.com)

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim, menjelaskan bahwa program ini lahir dari dua persoalan utama, yakni tingginya limbah dapur dan dorongan penerapan ekonomi sirkular.

“Limbah MBG itu bisa diputar jadi rupiah. Caranya diolah menjadi pakan ternak, lalu hasil ternaknya bisa kembali diserap dapur atau dijual ke pasar. Ini konsep win-win antara dapur dan peternak,” ujar Syahirul, Jumat (10/4/2026).

Ia menyebut, skema kerja sama akan diformalkan melalui kontrak antara dapur MBG dan BUMDes atau peternak. Limbah organik seperti nasi dan sisa sayur akan diolah menjadi pakan, baik dalam bentuk maggot, pelet, maupun pakan langsung, tergantung kebutuhan ternak.

“FISIP UB berperan sebagai fasilitator. Kami menjembatani kontrak, alur distribusi limbah, hingga penyaluran hasil ternak. Termasuk jika dibutuhkan alat pengolahan, akan kami upayakan,” jelasnya.

Terakhir Syahirul menekankan bahwa, program ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang tidak hanya mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah. (Credit: Javasatu.com)

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah, menyambut baik inovasi tersebut. Ia mengungkapkan, dalam sehari, satu dapur MBG menghasilkan sekitar 5-10 kilogram limbah makanan. Dengan jumlah SPPG aktif di Kota Malang mencapai 74 unit dan ditargetkan bertambah hingga 84-87 unit, potensi limbah yang bisa diolah dinilai sangat besar.

Menurutnya, pengolahan limbah menjadi produk ekonomis merupakan solusi atas persoalan distribusi sampah organik.

“Kalau limbah bisa disalurkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, tentu sangat baik. Selama ini limbah makanan memang menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan UB dan para peternak, dengan catatan adanya laporan dan evaluasi program.

“Kami mendukung selama hasilnya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Harapannya limbah SPPG bisa dimanfaatkan optimal dan tidak menimbulkan masalah ke depan,” katanya.

BacaJuga :

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah. (Credit: Javasatu.com)

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah, menilai program ini dapat menjadi solusi konkret pengelolaan limbah dapur sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

“Jika limbah dapur bisa diolah menjadi pakan ternak, ini sangat membantu kami. Selain mengurangi beban sampah, juga memberi nilai tambah dari sisi ekonomi,” ujar Wisam.

Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir. (Credit: Javasatu.com)

Sementara itu, Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir, mengaku optimistis program ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan peternak.

“Program ini sangat menarik. Limbah sayur dan nasi bisa mengurangi biaya pakan yang selama ini bergantung pada pakan pabrikan. Kalau berjalan baik, ini sangat menguntungkan bagi kami,” katanya.

Ia berharap kerja sama antara akademisi, BGN, dan peternak dapat berjalan berkelanjutan.

“Harapannya limbah dari SPPG bisa terserap, peternak mendapat manfaat, dan omzet kami juga meningkat. Yang penting skemanya saling menguntungkan,” ujarnya. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kota MalangMakan Bergizi GratismbgSPPGub

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Wali Kota Kediri Lantik PNS, Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas

BERITA LAINNYA

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d