email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UB Akan Sulap Limbah Dapur MBG Jadi Cuan, Dorong Ekonomi Sirkular di Malang

by Syaiful Arif
10 April 2026

JAVASATU.COM- Universitas Brawijaya (UB) melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menggagas inovasi pengolahan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bernilai ekonomi. Program ini akan mengubah limbah organik menjadi pakan ternak, sekaligus mendorong ekonomi sirkular dan pengurangan sampah di Kota Malang.

UB gagas Limbah Dapur MBG jadi Cuan. (Credit: Javasatu.com)

Inisiatif tersebut digagas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kelompok peternak yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ini kali pertama di Indonesia.

Pada tahap awal, program akan diuji coba di empat dapur MBG dengan melibatkan peternak lele serta kambing-domba di wilayah Singosari.

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim. (Credit: Javasatu.com)

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim, menjelaskan bahwa program ini lahir dari dua persoalan utama, yakni tingginya limbah dapur dan dorongan penerapan ekonomi sirkular.

“Limbah MBG itu bisa diputar jadi rupiah. Caranya diolah menjadi pakan ternak, lalu hasil ternaknya bisa kembali diserap dapur atau dijual ke pasar. Ini konsep win-win antara dapur dan peternak,” ujar Syahirul, Jumat (10/4/2026).

Ia menyebut, skema kerja sama akan diformalkan melalui kontrak antara dapur MBG dan BUMDes atau peternak. Limbah organik seperti nasi dan sisa sayur akan diolah menjadi pakan, baik dalam bentuk maggot, pelet, maupun pakan langsung, tergantung kebutuhan ternak.

“FISIP UB berperan sebagai fasilitator. Kami menjembatani kontrak, alur distribusi limbah, hingga penyaluran hasil ternak. Termasuk jika dibutuhkan alat pengolahan, akan kami upayakan,” jelasnya.

Terakhir Syahirul menekankan bahwa, program ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang tidak hanya mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah. (Credit: Javasatu.com)

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah, menyambut baik inovasi tersebut. Ia mengungkapkan, dalam sehari, satu dapur MBG menghasilkan sekitar 5-10 kilogram limbah makanan. Dengan jumlah SPPG aktif di Kota Malang mencapai 74 unit dan ditargetkan bertambah hingga 84-87 unit, potensi limbah yang bisa diolah dinilai sangat besar.

Menurutnya, pengolahan limbah menjadi produk ekonomis merupakan solusi atas persoalan distribusi sampah organik.

“Kalau limbah bisa disalurkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, tentu sangat baik. Selama ini limbah makanan memang menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan UB dan para peternak, dengan catatan adanya laporan dan evaluasi program.

“Kami mendukung selama hasilnya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Harapannya limbah SPPG bisa dimanfaatkan optimal dan tidak menimbulkan masalah ke depan,” katanya.

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah. (Credit: Javasatu.com)

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah, menilai program ini dapat menjadi solusi konkret pengelolaan limbah dapur sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

BacaJuga :

Bakorwil Malang Gandeng PWI Jatim Perkuat Narasi Malang Raya Megapolitan

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

“Jika limbah dapur bisa diolah menjadi pakan ternak, ini sangat membantu kami. Selain mengurangi beban sampah, juga memberi nilai tambah dari sisi ekonomi,” ujar Wisam.

Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir. (Credit: Javasatu.com)

Sementara itu, Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir, mengaku optimistis program ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan peternak.

“Program ini sangat menarik. Limbah sayur dan nasi bisa mengurangi biaya pakan yang selama ini bergantung pada pakan pabrikan. Kalau berjalan baik, ini sangat menguntungkan bagi kami,” katanya.

Ia berharap kerja sama antara akademisi, BGN, dan peternak dapat berjalan berkelanjutan.

“Harapannya limbah dari SPPG bisa terserap, peternak mendapat manfaat, dan omzet kami juga meningkat. Yang penting skemanya saling menguntungkan,” ujarnya. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota MalangMakan Bergizi GratismbgSPPGub

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bakorwil Malang Gandeng PWI Jatim Perkuat Narasi Malang Raya Megapolitan

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

BERITA LAINNYA

Bakorwil Malang Gandeng PWI Jatim Perkuat Narasi Malang Raya Megapolitan

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved