email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UB Akan Sulap Limbah Dapur MBG Jadi Cuan, Dorong Ekonomi Sirkular di Malang

by Syaiful Arif
10 April 2026

JAVASATU.COM- Universitas Brawijaya (UB) melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menggagas inovasi pengolahan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bernilai ekonomi. Program ini akan mengubah limbah organik menjadi pakan ternak, sekaligus mendorong ekonomi sirkular dan pengurangan sampah di Kota Malang.

UB gagas Limbah Dapur MBG jadi Cuan. (Credit: Javasatu.com)

Inisiatif tersebut digagas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kelompok peternak yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ini kali pertama di Indonesia.

Pada tahap awal, program akan diuji coba di empat dapur MBG dengan melibatkan peternak lele serta kambing-domba di wilayah Singosari.

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim. (Credit: Javasatu.com)

Ketua Badan Inovasi dan Transformasi Sosial (BITS) FISIP UB, Syahirul Alim, menjelaskan bahwa program ini lahir dari dua persoalan utama, yakni tingginya limbah dapur dan dorongan penerapan ekonomi sirkular.

“Limbah MBG itu bisa diputar jadi rupiah. Caranya diolah menjadi pakan ternak, lalu hasil ternaknya bisa kembali diserap dapur atau dijual ke pasar. Ini konsep win-win antara dapur dan peternak,” ujar Syahirul, Jumat (10/4/2026).

Ia menyebut, skema kerja sama akan diformalkan melalui kontrak antara dapur MBG dan BUMDes atau peternak. Limbah organik seperti nasi dan sisa sayur akan diolah menjadi pakan, baik dalam bentuk maggot, pelet, maupun pakan langsung, tergantung kebutuhan ternak.

“FISIP UB berperan sebagai fasilitator. Kami menjembatani kontrak, alur distribusi limbah, hingga penyaluran hasil ternak. Termasuk jika dibutuhkan alat pengolahan, akan kami upayakan,” jelasnya.

Terakhir Syahirul menekankan bahwa, program ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang tidak hanya mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah. (Credit: Javasatu.com)

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang, M. Atho’illah, menyambut baik inovasi tersebut. Ia mengungkapkan, dalam sehari, satu dapur MBG menghasilkan sekitar 5-10 kilogram limbah makanan. Dengan jumlah SPPG aktif di Kota Malang mencapai 74 unit dan ditargetkan bertambah hingga 84-87 unit, potensi limbah yang bisa diolah dinilai sangat besar.

Menurutnya, pengolahan limbah menjadi produk ekonomis merupakan solusi atas persoalan distribusi sampah organik.

“Kalau limbah bisa disalurkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, tentu sangat baik. Selama ini limbah makanan memang menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan UB dan para peternak, dengan catatan adanya laporan dan evaluasi program.

“Kami mendukung selama hasilnya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Harapannya limbah SPPG bisa dimanfaatkan optimal dan tidak menimbulkan masalah ke depan,” katanya.

BacaJuga :

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Spencer Green Hotel Batu Gelar Kompetisi Voice Over Berhadiah Jutaan Rupiah

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah. (Credit: Javasatu.com)

Kepala SPPG Sukoharjo 1 Klojen, Muhammad Wisam Anugrah, menilai program ini dapat menjadi solusi konkret pengelolaan limbah dapur sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

“Jika limbah dapur bisa diolah menjadi pakan ternak, ini sangat membantu kami. Selain mengurangi beban sampah, juga memberi nilai tambah dari sisi ekonomi,” ujar Wisam.

Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir. (Credit: Javasatu.com)

Sementara itu, Pengelola BUMDes Ardiles, Desa Ardimulyo, Singosari, Malang, Misbahul Munir, mengaku optimistis program ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan peternak.

“Program ini sangat menarik. Limbah sayur dan nasi bisa mengurangi biaya pakan yang selama ini bergantung pada pakan pabrikan. Kalau berjalan baik, ini sangat menguntungkan bagi kami,” katanya.

Ia berharap kerja sama antara akademisi, BGN, dan peternak dapat berjalan berkelanjutan.

“Harapannya limbah dari SPPG bisa terserap, peternak mendapat manfaat, dan omzet kami juga meningkat. Yang penting skemanya saling menguntungkan,” ujarnya. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota MalangMakan Bergizi GratismbgSPPGub

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Spencer Green Hotel Batu Gelar Kompetisi Voice Over Berhadiah Jutaan Rupiah

ASIFA Malang Buka Kelas Sepak Bola Usia 9-10 Tahun

Polisi Cek Aduan Sabung Ayam di Menganti Gresik, Fasilitas Dibongkar

UB Kembangkan Batik Pesantren di Kota Batu, Dorong Ekonomi Kreatif Santri

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Sejumlah Tokoh di Malang Sampaikan Catatan

Bupati Majalengka Eman Suherman: Jangan Anggap Remeh Pramuka

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

BERITA LAINNYA

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Spencer Green Hotel Batu Gelar Kompetisi Voice Over Berhadiah Jutaan Rupiah

ASIFA Malang Buka Kelas Sepak Bola Usia 9-10 Tahun

Polisi Cek Aduan Sabung Ayam di Menganti Gresik, Fasilitas Dibongkar

UB Kembangkan Batik Pesantren di Kota Batu, Dorong Ekonomi Kreatif Santri

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Sejumlah Tokoh di Malang Sampaikan Catatan

Bupati Majalengka Eman Suherman: Jangan Anggap Remeh Pramuka

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved