Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

Ichwan Efendi by Ichwan Efendi
21 April 2026

JAVASATU.COM- Perayaan Hari Keris Nasional 2026 di Kabupaten Trenggalek berlangsung meriah dengan pameran pusaka dan pertunjukan seni budaya di kawasan Pasar Pon, Minggu (19/4/2026). Sebanyak 500 peserta Rampag Barong tampil memukau warga, dipadukan dengan atraksi jaranan yang menyedot perhatian ribuan pengunjung.

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga. (Foto: Javasatu.com)

Kegiatan yang digelar Paguyuban Parikesit ini menjadi puncak rangkaian Hari Keris Nasional setelah sebelumnya diawali dengan Uji Kompetensi Bidang Perkerisan pada 16–17 Februari 2026. Selain hiburan, acara ini juga menghadirkan pameran keris, tombak, dan berbagai pusaka bernilai sejarah dan filosofi tinggi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Toni Widianto, menyebut kegiatan ini memiliki nilai edukatif sekaligus mampu menggerakkan sektor pariwisata daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi tontonan yang menarik, tetapi juga sarana edukasi budaya yang sangat penting. Keris sebagai warisan budaya adiluhung harus terus dikenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah terhadap event budaya akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga identitas lokal.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” imbuhnya.

Perwakilan DPP Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Agustinus Santosa Adiwibowo, menegaskan bahwa Hari Keris Nasional menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya bangsa.

“Hari Keris Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur LSP Perkerisan Indonesia, Agung Guntoro Wisnu, menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi dalam dunia perkerisan.

“Pelestarian keris tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga penguasaan pengetahuan dan keterampilan agar kualitas dan keasliannya tetap terjaga,” jelasnya.

Ketua Paguyuban Parikesit, Gatot Subagtiono, mengaku bangga atas antusiasme masyarakat yang tinggi dalam perayaan ini.
“Kami sangat bersyukur melihat partisipasi masyarakat yang begitu besar. Ini menjadi bukti kecintaan terhadap budaya tradisional masih sangat kuat,” ujarnya.

Atraksi Rampag Barong yang melibatkan ratusan seniman menjadi daya tarik utama. Komandan paguyuban jaranan se-Trenggalek, Trimo Dwi Cahyono, menyebut pertunjukan ini sebagai simbol kekompakan para pelaku seni tradisional.

“Rampag Barong dengan ratusan peserta ini adalah wujud kebersamaan para pelaku seni. Kami ingin menunjukkan kesenian tradisional tetap hidup dan membanggakan,” katanya.

(Foto: Javasatu.com)

Dukungan juga datang dari pelaku industri budaya. CEO TosanAji.id, Wahyu Eko Setiawan, menegaskan komitmennya dalam mendukung perayaan Hari Keris Nasional di berbagai daerah.

“Prinsipnya, kami pasti mendukung semua kegiatan perayaan Hari Keris Nasional 2026 di manapun berada. Kita rayakan, kita gelorakan semangatnya,” ungkapnya, Selasa (21/4/2026).

Perayaan ini terselenggara melalui kolaborasi Paguyuban Parikesit, Relawan Suket Teki, serta paguyuban jaranan se-Kabupaten Trenggalek dengan dukungan pemerintah daerah. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian keris sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa. (ich/nuh)

Tags: Hari Keris NasionalKabupaten TrenggalekKeris
Previous Post

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Next Post

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Related Posts

25 Pelaku Kuliner Gresik Ikuti Sertifikasi BNSP, Ini Tujuannya
Berita

25 Pelaku Kuliner Gresik Ikuti Sertifikasi BNSP, Ini Tujuannya

28 Oktober 2026
LPA Kota Malang Ungkap Cara Mencegah Pernikahan Anak Sejak Dini
Berita

LPA Kota Malang Ungkap Cara Mencegah Pernikahan Anak Sejak Dini

28 Oktober 2026
ASTON Gresik Tampilkan Batik Lokal dengan Gaya Fesyen Kekinian
Berita

ASTON Gresik Tampilkan Batik Lokal dengan Gaya Fesyen Kekinian

28 Oktober 2026
Wali Kota Malang Dorong Pesantren Ramah Santri, Cegah Kekerasan
Berita

Wali Kota Malang Dorong Pesantren Ramah Santri, Cegah Kekerasan

27 Oktober 2026
Kampung Songkok Kemuteran Gresik Jadi Destinasi Eduwisata Budaya
Berita

Kampung Songkok Kemuteran Gresik Jadi Destinasi Eduwisata Budaya

27 Oktober 2026
Pemkot Malang Tertibkan Aset Tanah, Targetkan 160 Sertifikat pada 2026
Berita

Pemkot Malang Tertibkan Aset Tanah, Targetkan 160 Sertifikat pada 2026

27 Oktober 2026
Next Post
Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com