JAVASATU.COM- Tim gabungan dari Bapenda Provinsi Jawa Timur, Bapenda Kota Batu, kepolisian, Jasa Raharja dan petugas kasir menggelar razia terpadu kendaraan bermotor di depan Batu Tourism Center atau Batos, Jalan Diponegoro, Kota Batu, Senin (18/5/2026).

Operasi gabungan tersebut menyasar kelengkapan surat kendaraan serta kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hasilnya, sebanyak 39 wajib pajak terjaring karena masa berlaku pajaknya telah habis.
“Progres kegiatan operasi bersama ini telah mengidentifikasi data wajib pajak yang melewati masa laku PKB yang terjaring razia sebanyak 39 wajib pajak,” kata Kepala Bapenda Kota Batu, Mohammad Nur Adhim.
Dari total pelanggar yang terjaring, sebanyak 18 wajib pajak langsung melakukan pembayaran PKB di lokasi razia melalui layanan pembayaran yang disediakan petugas.
Nur Adhim menjelaskan, operasi terpadu tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya tertib berkendara dan kepatuhan administrasi kendaraan.
“Operasi ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya tertib berkendara, mulai dari penggunaan helm, sabuk pengaman hingga kelengkapan surat kendaraan dan pembayaran pajak,” ujarnya.
Mantan Camat Junrejo itu menambahkan, ada tiga fokus utama dalam kegiatan tersebut, yakni pengawasan tertib administrasi kendaraan bermotor, identifikasi kendaraan yang menunggak pajak, serta penyediaan layanan pembayaran PKB di tempat.
Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.
“Kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan kontribusi penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan demi menghindari sanksi administrasi dan denda keterlambatan.
“Mari bersama-sama menciptakan budaya tertib pajak demi mendukung pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” pungkas Nur Adhim. (yon/arf)