email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 27 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Guru TK-PAUD Malang Keluhkan Insentif Rendah dan Status Non-ASN

by Agung Baskoro
19 Mei 2026

JAVASATU.COM- Puluhan guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Malang menyampaikan berbagai keluhan kepada Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), Selasa (19/5/2026). Aspirasi tersebut disuarakan melalui Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).

Foto: Javasatu.com

Keluhan utama yang disampaikan para guru meliputi rendahnya insentif, sulitnya proses masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik), hingga persoalan perizinan lembaga pendidikan yang dinilai berbelit. Mereka juga menyoroti perpanjangan izin operasional yang masih diperlakukan seperti pengajuan izin baru meski lembaga sudah puluhan tahun berdiri.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, membenarkan berbagai persoalan tersebut dan menyebut pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi para guru.

“Mereka menyampaikan keresahan soal izin. Sudah eksis 20 sampai 25 tahun, tapi ketika habis izin masih diminta mengurus seperti izin baru,” ujar Zia.

ADVERTISEMENT

Selain persoalan izin, para guru juga meminta adanya kenaikan insentif dari Pemerintah Kabupaten Malang yang saat ini masih berada di angka Rp250 ribu per bulan.

Zia menegaskan pihaknya akan mengupayakan peningkatan insentif tersebut secara bertahap, termasuk membahasnya dengan Dinas Pendidikan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Kita akan coba kawal kenaikan insentif. Dari Rp250 ribu menjadi Rp500 ribu, nanti bertahap lagi,” katanya.

Ia juga menyoroti persoalan guru non-ASN yang belum terdata dalam Dapodik, padahal status tersebut menjadi syarat utama mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Tugas kami bagaimana mereka bisa masuk Dapodik. Kalau sudah masuk, peluang menjadi PPPK terbuka,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI Kabupaten Malang, Sumi Herni, mengungkapkan bahwa mayoritas guru TK dan PAUD di wilayahnya masih berstatus swasta dan non-ASN, sehingga berdampak pada kesejahteraan mereka.

“Mayoritas guru TK di Kabupaten Malang ini statusnya guru swasta non-ASN. Kami tidak akan bisa mengubah nasib untuk mendapatkan kesejahteraan lebih kalau belum ada sekolah TK negeri yang mewadahi guru ASN,” ujar Sumi.

BacaJuga :

Krisis Air di Gresik? Warga Bisa Lapor Lewat 112 dan Lapor Gus

SMK Al Ikhlash Gresik Arahkan Hobi Modifikasi Motor Jadi Kreativitas Siswa

Ia juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai belum berpihak pada peningkatan kesejahteraan guru TK dan PAUD, serta berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih.

“Jangan sampai program lain bisa berjalan, tapi nasib guru TK tidak ada perhatian,” tegasnya.

DPRD Kabupaten Malang memastikan akan menginventarisasi seluruh persoalan yang disampaikan, termasuk perizinan, status lahan lembaga pendidikan, hingga kesejahteraan guru TK-PAUD di daerah tersebut. (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPRD kabupaten malangGurupaudpendidikanTK

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Krisis Air di Gresik? Warga Bisa Lapor Lewat 112 dan Lapor Gus

Taekwondo Indonesia Raih Perak di China Open 2026

SMK Al Ikhlash Gresik Arahkan Hobi Modifikasi Motor Jadi Kreativitas Siswa

Akhera Pasang Spanduk di Jakarta, Serukan Stop Provokasi Rakyat

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Jelang Putusan Praperadilan Febrie, Ratusan Massa Datangi PN Jaksel

Menhut Raja Antoni Minta Penerima Perhutanan Sosial Cegah Karhutla

Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Sukorejo Gresik, Ratusan Warga Guyub Rukun

Menko PMK Luncurkan “Perintis Berdaya Connect” di Batu, Bidik UMKM Naik Kelas

Operasi Tumpas Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus Narkoba

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Sukorejo Gresik, Ratusan Warga Guyub Rukun

TransNusa Resmi Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Terbang Setiap Hari

Menkop Dorong Ekonomi Kreatif Kota Malang Bertransformasi Jadi Koperasi

Dari Jalan Sehat hingga Orado, Bakorwil Malang Bangun Kekompakan

BERITA LAINNYA

Krisis Air di Gresik? Warga Bisa Lapor Lewat 112 dan Lapor Gus

Taekwondo Indonesia Raih Perak di China Open 2026

SMK Al Ikhlash Gresik Arahkan Hobi Modifikasi Motor Jadi Kreativitas Siswa

Akhera Pasang Spanduk di Jakarta, Serukan Stop Provokasi Rakyat

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Jelang Putusan Praperadilan Febrie, Ratusan Massa Datangi PN Jaksel

Menhut Raja Antoni Minta Penerima Perhutanan Sosial Cegah Karhutla

Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Sukorejo Gresik, Ratusan Warga Guyub Rukun

Menko PMK Luncurkan “Perintis Berdaya Connect” di Batu, Bidik UMKM Naik Kelas

Operasi Tumpas Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus Narkoba

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved