JAVASATU.COM- Dua pecatur muda asal Kota Malang, Nayaka Budidharma dan Arjuna Satria Pamungkas, mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Keduanya sukses meraih gelar best board dalam FIDE World Team Rapid and Blitz Chess Championship 2026 di Hong Kong, sekaligus menjadi penyumbang seluruh penghargaan individu yang diraih Indonesia pada kejuaraan dunia tersebut.

Nayaka dan Arjuna yang merupakan atlet Pelatnas Indonesia tampil impresif di tengah persaingan ketat melawan para grandmaster dan tim-tim elite dunia. Kejuaraan tersebut diikuti 48 tim dari berbagai negara, termasuk tim-tim yang diperkuat pemain papan atas dunia seperti Magnus Carlsen.
“Indonesia mengikuti dua kategori, yaitu rapid atau catur cepat dan blitz atau catur kilat. Tim-tim yang ikut ini tim-tim kuat dunia. Bahkan ada tim WR yang diperkuat Magnus Carlsen dan pemain-pemain papan atas dunia,” ujar Bendahara Percasi Kota Malang sekaligus ibunda Nayaka, Lilis, Senin (22/6/2026).
Nayaka Jadi Best Board Papan Tujuh
Pada nomor rapid atau catur cepat, Tim Indonesia menempati peringkat ke-24 dunia. Meski demikian, Nayaka Budidharma mampu tampil konsisten dan meraih penghargaan individu sebagai pemain terbaik papan tujuh.
Dari 11 babak yang dijalani, Nayaka mengoleksi 8,5 poin dan mengungguli para pesaingnya di papan tersebut.
“Yang pasti karena lawannya orang-orang hebat, ya pasti jungkir balik. Tapi alhamdulillah dari 11 babak yang dia ikuti, dia bisa mengumpulkan sekitar 8,5 poin sehingga mendapat penghargaan best board,” kata Lilis.
Arjuna Sabet Best Board Papan Sembilan
Pada nomor blitz atau catur kilat, Tim Indonesia berhasil menembus babak 16 besar dunia setelah lolos dari fase grup.
“Untuk catur kilat, Indonesia masuk 16 besar. Dari empat grup diambil empat tim terbaik dan Indonesia berhasil lolos,” ujarnya.
Perjalanan Indonesia terhenti di fase gugur setelah menghadapi tim yang diperkuat pecatur nomor satu dunia Magnus Carlsen. Sebelumnya, Indonesia juga sempat berhadapan dengan tim yang diperkuat Nodirbek Sindarov, juara dunia tahun ini.
“Waktu 16 besar Indonesia ketemu timnya Magnus. Hampir semua pemainnya masuk 10 besar dunia. Sebelumnya Indonesia juga sempat bertemu tim yang diperkuat Sindarov. Jadi kesempatan bertemu tim-tim besar itu luar biasa,” tuturnya.
Di tengah ketatnya persaingan tersebut, Arjuna Satria Pamungkas tampil gemilang dan dinobatkan sebagai best board papan sembilan setelah mengumpulkan 10 poin dari 11 pertandingan.
“Arjuna jadi best board untuk papan sembilan. Dari 11 pertandingan dia mengumpulkan 10 poin,” ungkap Lilis.
Seluruh Medali Individu Indonesia Disumbang Atlet Malang
Lilis mengaku bangga karena seluruh penghargaan individu yang diraih Indonesia pada FIDE World Team Rapid and Blitz Chess Championship 2026 dipersembahkan oleh dua atlet asal Kota Malang.
“Alhamdulillah yang dapat medali dari Indonesia ini dari Malang semua, Nayaka dan Arjuna. Keduanya merupakan bagian dari tim Pelatnas Indonesia,” pungkasnya.
Prestasi Nayaka Budidharma dan Arjuna Satria Pamungkas semakin menegaskan Kota Malang sebagai salah satu lumbung atlet catur nasional yang mampu bersaing di level dunia. (dop/arf)