email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

by Nurul Hakim
23 Juli 2026

JAVASATU.COM- Di tengah kuatnya pengaruh budaya populer global seperti K-Pop, drama Korea, animasi Jepang, hingga drama China, TK Siti Maryam di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, memilih cara berbeda dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Sekolah tersebut mengajak anak-anak mengenal budaya Nusantara dan asal-usul keluarganya sebagai upaya memperkuat identitas budaya sejak usia dini.

Foto: ist

Kegiatan yang digelar pada Kamis (23/7/2026) itu diikuti puluhan siswa yang tampil mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka tidak hanya mengenakan busana tradisional, tetapi juga mempelajari suku, daerah asal, bahasa, hingga budaya keluarga masing-masing melalui keterlibatan aktif orang tua.

“Pembelajaran terbaik dimulai dari rumah. Ketika anak-anak membagikan cerita tentang suku atau daerah asal orang tuanya di depan teman-temannya, timbul rasa saling menghargai keberagaman sejak usia dini,” ujar Wali Kelas TK A TK Siti Maryam, Ratna Hidayati.

Sebelum perayaan berlangsung, sekolah memberikan tugas kepada setiap siswa untuk menggali informasi mengenai asal-usul keluarga. Orang tua diminta menceritakan latar belakang suku dan daerah asal, sekaligus mengajarkan ungkapan sederhana dalam bahasa daerah seperti “selamat pagi”, “permisi”, hingga “terima kasih”.

Keragaman budaya yang dibawa siswa pun mencerminkan keberagaman Indonesia. Orang tua murid berasal dari berbagai daerah, seperti Sidoarjo, Makassar, Tuban, Betawi, Solok, Gresik, Ngawi, Jepara, Depok, Tegal, Yogyakarta, Serang, Surabaya, hingga wilayah Sunda.

Pada hari pelaksanaan, ruang kelas berubah menjadi pameran budaya interaktif. Anak-anak membawa berbagai benda khas daerah asal keluarganya, mulai dari anyaman Jepara, topeng ondel-ondel, congklak, kelereng, ketapel tradisional, hingga foto pakaian adat dan album keluarga. Mereka kemudian bergantian menceritakan makna benda tersebut di hadapan teman-temannya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para orang tua. Mereka menilai momentum Hari Anak Nasional menjadi kesempatan untuk mengenalkan warisan budaya keluarga kepada anak sejak dini.

Salah satunya disampaikan Candra Satriavi Putri atau Mama Asta. Bersama suaminya yang berasal dari daerah berbeda, ia memanfaatkan tugas sekolah untuk memperkenalkan budaya keluarga kepada putrinya.

“Alhamdulillah Asta jadi mau lebih mengenal tentang kota kelahiran saya dan suami,” ungkap Candra.

Hal serupa dirasakan Ayu Wulan atau Mama Elrumi. Ia mengenalkan perbedaan logat bahasa Jawa dari Yogyakarta dan Tegal, sekaligus memperkenalkan fungsi kain tradisional Yogyakarta kepada putranya.

BacaJuga :

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

“Elrumi sangat antusias bisa belajar mengenal bahasa Jawa dengan logat yang berbeda dari Yogyakarta dan Tegal,” tuturnya.

Selain mengenalkan budaya Nusantara, TK Siti Maryam tetap menjalankan pendidikan karakter melalui aktivitas peduli lingkungan. Anak-anak diajak memberi makan burung merpati, kambing, ikan, serta menyiram tanaman sebagai bagian dari pembelajaran mencintai alam.

Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional juga berlanjut dengan tugas membawa makanan tradisional khas daerah orang tua atau fotonya. Anak-anak kemudian diminta menceritakan asal-usul serta bahan makanan tersebut di depan kelas.

Kepala TK Siti Maryam, H. Sigit Subiyanto, SE., menegaskan bahwa pengenalan budaya lokal menjadi bagian penting dalam membangun karakter anak di tengah derasnya arus globalisasi.

“Orang tua harus melindungi anaknya agar tidak tercerabut dari akarnya di era modern ini. Pendidikan anak merupakan kolaborasi antara orang tua dan sekolah, dan dari akar yang kuat itulah si anak akan membangun masa depannya,” tegas Sigit.

Menurutnya, perlindungan terhadap anak tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga menjaga identitas budaya dan karakter agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tetap mengenal jati dirinya di tengah perkembangan zaman. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Hari Anak NasionalKota DepokpendidikanTK Siti Maryam

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

GPAK Serahkan Laporan Dugaan Praktik Makelar Kasus ke KPK

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Sinergi Pemerintah dan PLN Dinilai Jadi Langkah Strategis Wujudkan PSEL untuk Atasi Sampah Nasional

Diduga Dipicu Pembakaran Kebun, Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Majalengka

Prev Next

POPULER HARI INI

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

BERITA LAINNYA

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

GPAK Serahkan Laporan Dugaan Praktik Makelar Kasus ke KPK

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Sinergi Pemerintah dan PLN Dinilai Jadi Langkah Strategis Wujudkan PSEL untuk Atasi Sampah Nasional

Diduga Dipicu Pembakaran Kebun, Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Majalengka

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved