JAVASATU.COM- Memperingati hari lahir (Harlah) ke-7 Majelis Sabilu Taubah di Dusun Genengan, Kabupaten Blitar, dikemas dengan konsep yang dekat dengan masyarakat. Selain doa bersama, warga diajak mengikuti nonton bareng (nobar) hingga mancing bersama yang berlangsung di depan Pos Kampling Punokawan, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti warga Dusun Genengan dan masyarakat dari sejumlah wilayah sekitar. Babinsa Desa Sanankulon turut hadir dalam kegiatan yang mengedepankan kebersamaan dan kerukunan warga.
Ketua Jamaah Nobar Gus Iqdam, Kustanti, mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari warga dan berbagai pihak. Ia berharap rangkaian acara Harlah Sabilu Taubah dapat menjadi momentum memperkuat silaturahmi masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh warga dan semua pihak yang telah ikut mendukung. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin mempererat silaturahmi serta kerukunan masyarakat,” tutur Kustanti.
Sebelum rangkaian hiburan dimulai, warga terlebih dahulu mengikuti doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ruang untuk mempererat hubungan antarwarga.
Setelah doa bersama, warga mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas lebih santai, mulai dari nobar hingga mancing bersama.
Konsep tersebut membuat peringatan Harlah Sabilu Taubah tidak hanya berisi kegiatan keagamaan, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan berinteraksi.
Panitia menyediakan stan mancing dengan tarif Rp10 ribu untuk setiap pancing. Peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, mulai dari tabungan, puluhan doorprize, hingga hadiah utama berupa satu ekor kambing.
Ketua RW setempat, Fuad, menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas tersebut memberikan ruang positif bagi warga untuk berkumpul dan menjaga semangat gotong royong.
“Kegiatan seperti ini memberikan ruang positif bagi warga untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan merawat semangat gotong royong dalam suasana penuh keakraban,” ujar Fuad.
Antusiasme warga terlihat dalam kegiatan mancing bersama. Salah seorang warga, Andik, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi kerukunan masyarakat karena warga dapat berkumpul dalam suasana santai.
“Acara mancing ini sangat bagus untuk mempererat kerukunan warga. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan karena ampuh memupuk rasa saling bergotong royong,” kata Andik di sela-sela kegiatan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari program Jamaah Nobar Gus Iqdam yang bertujuan memperkuat hubungan sosial dan spiritual antarjamaah di tengah kehidupan bermasyarakat. (ich/arf)