email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 3 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi

by Syaiful Arif
18 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Diperoleh data, kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Malang hingga Agustus 2026 baru mencapai 66,44 persen. Angka tersebut masih di bawah target nasional sebesar 80 persen.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zia’ul Haq saat membahas program prioritas kesehatan bersama Dinkes Kabupaten Malang di Ruang Komisi IV DPRD Kabupaten Malang. (Foto: Javasatu.com)

Kondisi itu menjadi perhatian DPRD Kabupaten Malang karena cakupan kepesertaan JKN berkaitan langsung dengan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Di sisi lain, Kabupaten Malang juga mencatat 12 kasus kematian ibu dan 192 kematian bayi sepanjang Januari-Juli 2026.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, meminta pemerintah daerah tidak hanya mengejar angka kepesertaan, tetapi memastikan masyarakat, terutama kelompok rentan, benar-benar terlindungi oleh JKN.

“Capaian kepesertaan JKN aktif 66,44 persen ini harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai masih ada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tetapi terkendala karena kepesertaannya tidak aktif,” kata Zia’ul Haq dalam pembahasan program prioritas kesehatan Kabupaten Malang, Selasa (18/8/2026).

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menunjukkan rendahnya kepesertaan aktif JKN dipengaruhi sejumlah kendala. Salah satunya keterbatasan anggaran untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta yang ditanggung pemerintah daerah.

Selain itu, pemadanan data kepesertaan JKN dengan sektor terkait belum optimal. Perluasan kepesertaan bagi kelompok di luar Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan dan PBPU yang ditanggung pemerintah daerah juga masih perlu diperkuat.

Zia’ul Haq menilai persoalan tersebut harus ditangani melalui pembenahan data dan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan tidak ada warga yang terlepas dari sistem jaminan kesehatan hanya karena persoalan administrasi atau ketidaksesuaian data.

“Data harus terus diperbaiki dan dipadankan. Pemerintah daerah perlu memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria benar-benar masuk dalam kepesertaan JKN dan kepesertaannya tetap aktif,” ujarnya.

Sorotan terhadap cakupan JKN menjadi semakin penting karena Kabupaten Malang masih menghadapi persoalan kematian ibu dan bayi. Berdasarkan analisis Dinas Kesehatan periode Januari-Juli 2026, tercatat 12 kasus kematian ibu dan 192 kasus kematian bayi.

Pada kematian bayi, gangguan pernapasan dan kardiovaskular menjadi penyebab terbanyak dengan proporsi 50,5 persen. Kasus tersebut banyak berkaitan dengan bayi yang lahir prematur pada usia kehamilan sekitar 28 minggu dan mengalami berat badan lahir rendah (BBLR).

“Angka kematian ibu dan bayi ini juga harus menjadi perhatian. Kita perlu melihat penyebabnya secara menyeluruh, mulai dari kondisi kehamilan, persalinan, bayi prematur dan BBLR, sampai akses serta kesinambungan pelayanan kesehatan,” kata Zia’ul Haq.

Dinkes Kabupaten Malang menyiapkan sejumlah langkah untuk memperluas kepesertaan JKN. Di antaranya koordinasi dan rekonsiliasi data dengan organisasi perangkat daerah terkait serta pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pemerintah daerah juga menemukan masih adanya pelaku usaha yang belum mendaftarkan seluruh pekerja formalnya sebagai peserta JKN. Kondisi tersebut menjadi salah satu celah yang perlu ditutup untuk meningkatkan cakupan kepesertaan aktif.

BacaJuga :

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

Zia’ul Haq mendorong pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan pemberi kerja sekaligus mempercepat pembenahan data masyarakat yang belum terlindungi JKN.

“Perlu ada langkah yang terukur. Bukan hanya mengejar persentase, tetapi memastikan kepesertaan itu aktif dan masyarakat bisa mengakses pelayanan kesehatan ketika membutuhkan,” tegasnya.

Data terhimpun, Kabupaten Malang memiliki luas wilayah sekitar 3.238,27 kilometer persegi yang mencakup 33 kecamatan, 378 desa dan 12 kelurahan. Jumlah penduduknya sekitar 2,79 juta jiwa.

Dari sisi fasilitas kesehatan, Kabupaten Malang memiliki 39 puskesmas BLUD, 96 puskesmas pembantu, 390 Ponkesdes, 2.888 Posyandu aktif, 23 rumah sakit umum dan dua rumah sakit khusus. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPRD kabupaten malangJKNKabupaten Malangkesehatanpemkab malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Prev Next

POPULER HARI INI

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

BERITA LAINNYA

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved