JAVASATU.COM- PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang semester I 2026. Bank digital ini membukukan laba bersih setelah pajak Rp749,26 miliar, dengan total aset mencapai Rp52,97 triliun.

Pertumbuhan kinerja SeaBank ditopang ekspansi kredit, peningkatan dana pihak ketiga (DPK), serta efisiensi operasional. Penyaluran kredit hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp39,81 triliun, tumbuh 53,1 persen secara tahunan (year on year/YoY).
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang terus diberikan oleh nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Hasil positif sepanjang Semester I 2026 ini membuktikan bahwa strategi berkesinambungan kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman berada di jalur yang tepat,” ujar Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley, Selasa (18/8/2026).
Meski kredit tumbuh agresif, SeaBank mempertahankan kualitas pembiayaan. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Gross tercatat 1,65 persen, masih jauh di bawah batas maksimum 5 persen yang ditetapkan regulator.
Dari sisi pendanaan, DPK SeaBank mencapai Rp41,80 triliun atau tumbuh 47,6 persen YoY. Dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) mendominasi dengan nilai Rp29,10 triliun atau 69,6 persen dari total DPK.
Komposisi tersebut turut menopang efisiensi bank. SeaBank mencatat Cost to Income Ratio (CIR) sebesar 21,1 persen dan Return on Assets (ROA) mencapai 3,9 persen.
Sasmaya mengatakan SeaBank akan melanjutkan pengembangan layanan digital dengan fokus pada kebutuhan transaksi nasabah, keamanan siber, dan perluasan akses keuangan.
“Fokus kami ke depan adalah terus berinovasi pada fitur-fitur transaksi, memperkuat infrastruktur keamanan siber, dan mendorong inklusi keuangan untuk memastikan akses keuangan digital bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Nasabah SeaBank Tembus 35 Juta
Pertumbuhan bisnis SeaBank juga tercermin dari jumlah pengguna. Hingga akhir semester I 2026, jumlah nasabah SeaBank telah mencapai 35 juta.
Aktivitas transaksi turut meningkat. Sepanjang Juni 2026, rata-rata transaksi harian SeaBank tercatat lebih dari 16,8 juta transaksi dengan nilai perputaran uang mencapai Rp7,1 triliun per hari.
Untuk memperluas akses layanan, SeaBank membuka kantor cabang di Medan, Sumatera Utara, pada Mei 2026. Kantor tersebut menjadi cabang ke-9 SeaBank di Indonesia sekaligus diarahkan untuk menjangkau masyarakat yang belum memperoleh akses layanan perbankan (unbanked).
“Inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjangkau masyarakat luas melalui inovasi perbankan digital yang praktis dan aman. Kami memposisikan KC Medan sebagai jembatan inklusi yang akan mendorong taraf hidup serta produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sumatera Utara,” kata Sasmaya.
SeaBank Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Forbes
Di tengah ekspansi bisnis, SeaBank juga masuk dalam daftar World’s Best Banks 2026 yang dirilis Forbes. SeaBank menjadi salah satu dari 18 bank asal Indonesia yang masuk dalam daftar 410 bank terbaik dunia.
Pemeringkatan tersebut merupakan hasil survei Forbes bersama lembaga riset pasar Statista terhadap lebih dari 54.000 nasabah di 34 negara pada Oktober-November 2025.
Penilaian mencakup lima aspek utama, yakni tingkat kepercayaan nasabah (trustworthiness), kemudahan layanan digital, kualitas layanan pelanggan, transparansi biaya dan ketentuan, serta layanan konsultasi keuangan. (saf)