JAVASATU.COM- Partai NasDem Jawa Timur mulai menyiapkan strategi untuk mengembalikan kursi DPR RI dari wilayah Malang Raya (Jatim V) pada Pemilu 2029. Konsolidasi dan evaluasi daerah pemilihan menjadi bagian dari persiapan yang dilakukan DPW NasDem Jatim bersama pengurus DPD dan DPC NasDem Kota Malang.

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Lita Machfud Arifin, SH mengatakan konsolidasi dilakukan untuk mengevaluasi kekurangan yang membuat NasDem kehilangan kursi DPR RI di sejumlah daerah pemilihan, termasuk wilayah Malang Raya.
“Saya baru mengadakan bedah dapil untuk dapil-dapil yang NasDem belum punya kursi DPR RI atau yang kehilangan kursi DPR RI-nya, termasuk Jatim 5,” kata Lita, Sabtu malam (3/10/2026), dalam konsolidasi DPW Partai NasDem Jawa Timur bersama pengurus DPD dan DPC Partai NasDem Kota Malang, di kantor DPD Partai NasDem Kota Malang.
Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan DPW NasDem Jatim di Malang Raya. Sebelum Kota Malang, Lita menyebut agenda serupa dilakukan di Kota Batu dan Kabupaten Malang.
“Sehingga saya datang ke sini untuk konsolidasi, memberikan data-data kepada DPD-DPD yang saya datangi,” ujarnya.
Menurut Lita, hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan bagi pengurus daerah untuk menyusun langkah menghadapi Pemilu 2029. Ia menyebut persaingan pada pemilu mendatang akan semakin berat sehingga persiapan organisasi perlu dilakukan sejak awal.
“Ini memberikan data-data apa yang menjadi kekurangan ataupun penyebab waktu itu kita kehilangan kursi di Dapil Jawa Timur Lima. Sehingga untuk ke depan menjadi pertimbangan Ketua DPD bagaimana menghadapi 2029 yang tentunya akan semakin berat,” katanya.
Lita mengatakan NasDem menargetkan kursi DPR RI yang sebelumnya tidak diperoleh dapat kembali. Namun, target tersebut masih menjadi bagian dari agenda dan persiapan internal partai.
“Tapi kita yakini kita mampu mengembalikan kursi DPR RI di Dapil Jawa Timur Lima ini,” ujar Lita.
Selain mengevaluasi dapil, Lita mengecek kesiapan struktur NasDem hingga tingkat kelurahan. Menurutnya, penguatan struktur menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum menghadapi Pemilu 2029.
“Kalau DPC sudah pasti setiap kecamatan kita sudah sukses membentuk, tetapi yang lebih berat itu adalah pembentukan DPRt,” katanya.
Lita menegaskan pembentukan struktur tidak hanya mengejar jumlah nama. Pengurus di tingkat bawah, kata dia, harus terverifikasi dan siap menjalankan kerja organisasi.
“Karena tidak hanya sekadar nama yang kami dapatkan, tapi terverifikasi bahwa mereka ini ada dan siap militan bekerja untuk nantinya membantu Partai NasDem di 2029,” ujarnya.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Malang Dr Suyadi mengatakan target mengembalikan kursi DPR RI dari Malang Raya juga menjadi bagian dari agenda konsolidasi di tingkat daerah.
“Ini bagian dari mempersiapkan bagaimana agar Dapil Malang Raya itu DPR RI-nya dari Partai NasDem ada,” kata Suyadi.
Suyadi menyebut struktur NasDem Kota Malang di tingkat kelurahan saat ini masih dalam proses penyelesaian. Pembentukan DPRt disebut telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan rampung pada Oktober 2026.
“Di Kota Malang sih catatannya fokus kepada penguatan struktur. Jadi, harapan DPW, struktur itu lengkap, DPD lengkap, insyaallah, DPC lengkap sih, tinggal yang DPRt, DPRt tingkat kelurahan,” ujarnya.
Menurut Suyadi, kelengkapan struktur hingga tingkat kelurahan diperlukan karena menjadi bagian dari mesin organisasi untuk menjalankan kegiatan partai di lapangan.
“Kalau kita bicara 2029, maka instrumennya harus strukturnya solid, lengkap, ada orangnya, karena pergerakan partai nanti ke depan suka atau tidak suka ya mereka-mereka yang akan menjadi pionir-pionir di tingkat kelurahan,” katanya.
Untuk target kursi DPRD Kota Malang, Suyadi juga menyampaikan aspirasi internal NasDem untuk membentuk satu fraksi pada Pemilu 2029. Ia menyebut target tersebut setara dengan empat kursi.
“Ya kalau Kota Malang sih mimpinya satu fraksi. Empat ya. Mimpi besarnya setiap dapil ada,” ujar Suyadi.
Sementara terkait siapa figur yang akan disiapkan untuk maju memperebutkan kursi DPR RI dari Malang Raya, Suyadi mengatakan proses internal masih berjalan. Ia menyebut sejumlah nama dan kemungkinan munculnya tokoh baru masih dalam pembahasan.
“Kalau siapanya yang pasti sampai hari ini masih dalam proses penggodokan. Semoga Kakak Dewa masih berkenan untuk tampil kembali, Kakak Jajuk ada, dan yang lain barangkali. Bisa jadi nanti ada tokoh-tokoh baru yang muncul,” katanya.
Konsolidasi DPW NasDem Jawa Timur bersama DPD dan DPC NasDem Kota Malang tersebut diikuti jajaran pengurus serta ratusan kader.
Agenda difokuskan pada evaluasi dapil dan penguatan struktur organisasi sebagai bagian dari persiapan internal menghadapi Pemilu 2029. (saf)