Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Wabup Gresik Gandeng FKPP Permudah Perizinan Pondok Pesantren

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
7 November 2026

JAVASATU.COM- Wakil Bupati (Wabup) Gresik dr. Asluchul Alif mengajak Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Gresik memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam membantu pengurusan perizinan pondok pesantren.

Dukungan tersebut disampaikan saat pengukuhan pengurus DPC FKPP Gresik periode 2026-2031 di Aula Masjid Agung Gresik, Jumat (6/11/2026).

Wabup Gresik Asluchul Alif. (Foto: Sudasir Al Ayyubi)

Pengukuhan pengurus dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, Muhammad Ali Faiq.

Kegiatan tersebut dihadiri para pengasuh pondok pesantren, tokoh agama dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, serta santri dari sejumlah pesantren di Gresik.

ADVERTISEMENT

Wabup Gresik Asluchul Alif menyampaikan selamat kepada pengurus FKPP yang baru dikukuhkan. Ia meminta organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah komunikasi dan silaturahmi antarpesantren, tetapi juga berperan dalam menyatukan potensi serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Kita akan bantu. Kami berharap FKPP tidak hanya menjadi wadah komunikasi dan silaturahim antar pesantren, tetapi menjadi organisasi yang mampu menyatukan potensi dan memperkuat kolaborasi,” ujar Alif.

Menurutnya, salah satu agenda yang perlu menjadi perhatian FKPP adalah membantu mempermudah proses perizinan pondok pesantren. Selain itu, FKPP diharapkan ikut meningkatkan kualitas pendidikan pesantren, kompetensi ustaz dan tenaga pendidik, serta mendorong kemandirian ekonomi pesantren.

FKPP juga didorong memperkuat perlindungan dan pemberdayaan santri serta membangun sinergi antara pondok pesantren dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik.

Alif menegaskan, pesantren merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan Gresik tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan penguatan karakter, moral, keagamaan, dan kualitas sumber daya manusia.

“Pemerintah Kabupaten Gresik memandang pondok pesantren ini sebagai mitra yang sangat strategis untuk pembangunan Gresik. Kita tidak bisa membangun Gresik hanya dengan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi saja. Kita juga membutuhkan pembangunan karakter moral, keagamaan, religiusitas, dan kualitas sumber daya manusia, karena pesantren memiliki peran yang sangat strategis,” tuturnya.

Ia menambahkan, identitas Gresik sebagai Kota Santri perlu diwujudkan melalui lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, toleran, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Alif juga mengajak pengurus FKPP menjadikan momentum Hari Santri 2026 sebagai penguatan komitmen untuk memajukan pesantren dan meningkatkan kualitas santri.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Ali Faiq meminta pengurus FKPP menjaga identitas Gresik sebagai Kota Santri dengan memperbanyak kegiatan positif dan inovasi.

“Kami tunggu kreativitas para pengurus FKPP. Harapannya nanti ada prestasi yang bisa mengangkat identitas santri atau Kabupaten Gresik di tingkat nasional dan internasional. Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada kepengurusan FKPP Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Ketua DPC FKPP Gresik H Nailul Muna menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Gresik, khususnya Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Gresik, atas dukungan terhadap pembentukan dan pengukuhan organisasi tersebut.

Ia menyebut FKPP di Jawa Timur baru terbentuk di empat kabupaten, yakni Jombang, Pasuruan, Tuban, dan Gresik.

“Alhamdulillah, setelah dikukuhkan ini harapannya bersinergi dengan seluruh OPD, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan di Kabupaten Gresik. Dengan tujuan dan sebagaimana slogan FKPP Gresik, Pesantren Kuat Gresik Berkah,” kata pengasuh Ponpes Robitoh Assyifah tersebut. (bas/arf)

Tags: Kabupaten GresikPekab GresikpemerintahanpendidikanPesantrenWabup Gresik
Previous Post

TNI Tingkatkan Kemampuan Perwira untuk Perkuat Pembinaan Teritorial

Next Post

Tambang Emas Ilegal Rusak 119,32 Hektare TNKS, Satgas PKH Gelar Operasi

Related Posts

DPRD Kota Malang Minta PAD Naik Tanpa Tambah Beban Pajak Warga
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Minta PAD Naik Tanpa Tambah Beban Pajak Warga

6 November 2026
Wabup Gresik Minta Perubahan Data SIPD APBD 2027 Diawasi Ketat
Pemerintahan

Wabup Gresik Minta Perubahan Data SIPD APBD 2027 Diawasi Ketat

6 November 2026
Cegah Pelecehan di Sekolah, Ketua DPRD Kota Malang Minta SOP Diperjelas
Pendidikan

Cegah Pelecehan di Sekolah, Ketua DPRD Kota Malang Minta SOP Diperjelas

5 November 2026
Kanwil Kemenag Jatim Nilai Program SRC di SMPN 2 Gresik
Pendidikan

Kanwil Kemenag Jatim Nilai Program SRC di SMPN 2 Gresik

5 November 2026
DPRD Soroti Kekurangan 3.179 ASN Sektor Pendidikan di Kabupaten Malang
Pendidikan

DPRD Soroti Kekurangan 3.179 ASN Sektor Pendidikan di Kabupaten Malang

4 November 2026
Pemkot Malang Terapkan e-BMD, Perketat Pengawasan Aset Daerah
Pemerintahan

Pemkot Malang Terapkan e-BMD, Perketat Pengawasan Aset Daerah

4 November 2026
Next Post
Tambang Emas Ilegal Rusak 119,32 Hektare TNKS, Satgas PKH Gelar Operasi

Tambang Emas Ilegal Rusak 119,32 Hektare TNKS, Satgas PKH Gelar Operasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com