email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 28 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Petani di Kabupaten Malang Mengeluh Pupuk Bersubsidi Menghilang di Pasaran

by Javasatu
15 Oktober 2020
Petani Kabupaten Malang membuat pupuk organik. (Foto: Javasatu.com)

Javasatu,Malang- Yugiantoro, salah satu petani asal Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Jawa Timur mengeluh lantaran sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi di tengah pandemi Covid-19.

“Pupuk subsidi menghilang di pasaran sejak 1,5 bulan lalu saat pandemi Covid-19. Kalaupun ada pupuk subsidi itu adanya di pengecer resmi, tapi petani sulit mendapatkan, karena harus memakai Kartu Tani Indonesia (KTI, red)” ungkap Yugiantoro, Kamis (15/10/2020)

Bahkan ia mengaku bingung harus mengadu kemana, menurutnya pemerintah kurang serius dalam menangani pupuk subsidi untuk petani.

“Tidak semua petani memiliki KTI, apalagi namanya tidak terdaftar, ya terpaksa beli pupuk non subsidi, harganya sangat mahal sekali” terangnya.

Ditegaskan Yugiantoro, kelangkaan pupuk bersubsidi terjadi hingga saat ini, bahkan ia terpaksa tidak memberikan pupuk untuk tanamannya.

“Saya menanam jagung, tidak saya beri pupuk, gak kuat biayanya mahal sekali, dan hasil panennya jadinya buruk” pungkas Yugiantoro.

Selanjutnya diungkapkan anggota Kelompok Tani Sari Bumi I, petani asal Karangploso, Cecep Tri Prasetiyo, dulu pembelian pupuk subsidi cukup datang ke kios sudah bisa mendapatkan pupuk yang diinginkan.

“Tapi sekarang dengan program Pemerintah, pembeli pupuk bersubsidi harus memiliki KTI” ucap Cecep, Kamis (15/10/2020).

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Menurut Cecep keberadaan KTI dinilai bagus, agar distribusi pupuk subsidi sesuai target dan tepat sasaran. Sayangnya, barangnya menghilang di pasaran, dan menjadi langka. Menyebabkan para petani kebingungan.

“Saya berharap, kelangkaan pupuk bersubsidi ini dipercepat agar petani bisa mendapatkan pupuk dan berproduksi dengan maksimal” pungkas Cecep. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

Indonesia Cari Solusi Tekan Impor LPG, CNG Disiapkan

Anak Hilang di Kota Malang Ditemukan Selamat dalam Hitungan Jam

Penipuan Rekrutmen ASN Gresik Terbongkar, Tersangka Raup Rp1,5 Miliar

Hotbottles Pamer 28 Karya Upcycle dan Bentuk Garbage Designer Kota Malang

Mobil MBG Tabrak 3 Rumah di Donomulyo Malang, Polisi Ungkap Kronologi

HBP ke-62, Lapas Kelas I Malang Gelar Tasyakuran dan Bagikan Gerobak Usaha

Gresik Masuk 6 Besar Nasional EPPD 2026, Raih Predikat Kinerja Tinggi

PWI Pusat Tuntaskan AD/ART Lebih Cepat dari Target, Siap Disahkan 30 April 2026

Rumah Warga Bantur Malang Rusak Diduga Ledakan Bom Ikan, Polisi Buru Pelaku

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Prev Next

POPULER HARI INI

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

BERITA LAINNYA

Indonesia Cari Solusi Tekan Impor LPG, CNG Disiapkan

Anak Hilang di Kota Malang Ditemukan Selamat dalam Hitungan Jam

Penipuan Rekrutmen ASN Gresik Terbongkar, Tersangka Raup Rp1,5 Miliar

Hotbottles Pamer 28 Karya Upcycle dan Bentuk Garbage Designer Kota Malang

Mobil MBG Tabrak 3 Rumah di Donomulyo Malang, Polisi Ungkap Kronologi

HBP ke-62, Lapas Kelas I Malang Gelar Tasyakuran dan Bagikan Gerobak Usaha

Gresik Masuk 6 Besar Nasional EPPD 2026, Raih Predikat Kinerja Tinggi

PWI Pusat Tuntaskan AD/ART Lebih Cepat dari Target, Siap Disahkan 30 April 2026

Rumah Warga Bantur Malang Rusak Diduga Ledakan Bom Ikan, Polisi Buru Pelaku

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved