Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Arkeolog Sebut Situs Kendalisodo Magetan Dulu Sebagai Tempat Pemujaan

Javasatu by Javasatu
1 Februari 2021

Javasatu,Magetan- Temuan situs purbakala Kendalisodo di Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan Jawa Timur, salah satu Arkeolog, Dwi Cahyono menyebut, pada zaman dahulu dipergunakan untuk tempat pamujan (pemujaan) atau tempat ibadah kaum Hindu Budha, masa Majapahit akhir. Antara tahun 1400 – 1500 sekitar abad 14 hingga 15 Masehi.

“Ciri khas dibangun pada seputaran gunung menghadap puncak yang diangap suci. Selain itu ditandai dengan tangga berundak ditengah dan pada kanan dan kiri tangga berteras” kata Cahyonoi kepada Nusadaily.com group Javasatu.com melalui sambungan telepon. Senin (1/2/2021).

Warga Magetan menemukan Situs Kendalisodo Magetan. (Foto: Nusadaily.com)

Menurut Cahyono, candi gunung atau punden tersebut untuk digunakan sebagai tempat pamujan terhadap roh-roh dan para dewa, pada zaman Hindu Budha atau pada zaman Majapahit akhir. Karena pada Umpak ditemukan ukiran atau goresan goresan.

“Berbeda jika peninggalan pra sejarah, umpak umpak polos belum berukir. Jadi saya pastikan peninggalan purbakala tersebut pada zaman Hindu Budha di Majapahit akhir” jelas Dwi Cahyono.

ADVERTISEMENT
Ia menjelaskan, ciri lain, candi gunung atau punden berundak biasanya akan dibangun dibawah gunung yang diangap suci. Altar menghadap ke puncak gunung. Kanan kiri bangunan ada teras disamping tangga berundak. Dan pada atasnya akan dijumpai sebanyak delapan buah umpak.
“Yang jelas situs purbakala tersebut dahulu dipergunakan sebagai tempat pamujan kepada roh-roh yang diangap suci dan menjadi dewa yang bersemayam pada puncak gunung. Dan terjadi pada era Majapahit akhir” imbuhnya.

Seperti diketahui, sebelumnya secara eksternal kasat mata dijumpai arca-arca. Seperti Ganesa patung patung seputran menuju punden berundak, secara internalnya menuju situs Kendalisodo Magetan.

Berita Lainnya:
  • Terpidana Kasus Korupsi GIC Kota Probolinggo Bayarkan Uang Pengganti ke Kejari – Nusadaily.com
  • Benarkah Ada Lingkaran Jokowi Ingin Ambil Paksa Partai Demokrat? – Nusadaily.com
  • Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Desa Sidodadi Banyuwangi Kebanjiran – Nusadaily.com
  • AHY: Kongres Luar Biasa akan Jadi Ajang Kudeta di PD – Nusadaily.com
  • Daftar Lengkap Pemenang TikTok Indonesia Awards 2020 – Nusadaily.com

Dwi juga menduga masih banyak material punden berundak yang tertimbun tanah, karena pada temuan kemarin terlihat dari foto foto yang disampaikan kepada pihaknya hanya beberapa, seperti umpak dan perangkat dalam punden berupa lumpang.

“Untuk lebih detilnya, Dinas Kebudayaan Magetan segera melaporkan temuan warga tersebut, agar bisa diteliti dan dikaji secara lengkap, temuan tersebut” pungkasnya. (ND/JS)

Tags: Penemuan Situs MagetanSitus Kendalisodo Magetan
Previous Post

Pelaku Tabrak Nenek di Sumenep Dalam Kejaran Polisi

Next Post

Sebagian Hasil Jualan Dapur Mbok Inggih Wisata Setigi Diberikan ke Lansia

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Sebagian Hasil Jualan Dapur Mbok Inggih Wisata Setigi Diberikan ke Lansia

Sebagian Hasil Jualan Dapur Mbok Inggih Wisata Setigi Diberikan ke Lansia

Comments 3

  1. Ping-balik: Arkeolog Temukan Pecahan Keramik Masa Dinasti Qing di Maluku Tenggara - Imperium Daily
  2. Ping-balik: Arkeolog Temukan Pecahan Keramik Masa Dinasti Qing di Maluku Tenggara - Nusa Daily
  3. Ping-balik: Arkeolog Temukan Pecahan Keramik Masa Dinasti Qing di Maluku Tenggara - Beritaloka
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com