Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Prasasti Karanggayam Tak Terurus di Kandang Sapi

Bagus Ary Wicaksono by Bagus Ary Wicaksono
5 Agustus 2021

JAVASATU-BLITAR- Prasasti Karanggayam di Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar teronggok di kandang sapi. Berdasarkan pantauan Kamis (5/8/2021), benda itu masih ada di tempat sejak penggalian sekitar sebulan lalu. Sejumlah pecinta sejarah menduga prasasti itu berasal dari Raja Bameswara, penguasa Kerajaan Kadiri era 1117-1130.

Prasasti Karanggayam
Prasasti Karanggayam yang berada di kandang sapi milik warga. (Foto: HBY/javasatu.com)

BACA JUGA:

  • Jejak Masa Lalu Tambangan Selokajang, Sudah Ada Sejak Era Hindu-Buddha – Kliktimes.com
  • Wujudkan Kearifan Lokal, Dewan Kesenian Jatim Gelar Sayembara Manuskrip Buku Puisi 2021 – Javasatu.com

Prasasti di Blitar tersebut kondisinya memang tak lagi bagus. Sebab sudah aus termakan usia. Hanya Nampak ciri khas lencana Raja Bameswara yakni rembulan yang digigit tengkorak. Meskipun yang nampak paling jelas adalah logo rembulan yang berada di bagian atas prasasti.

ADVERTISEMENT

Logo semacam itu juga ada pada prasasti Tangkilan, dengan angka tahun 1052 saka atau 1130 masehi. Logo Raja Bameswara berupa Candrakapala yang tergambarkan dengan tengkorak menggigit bulan. Namun prasasti Tangkilan itu ada di wilayah Kediri bukan di Blitar.

Sedangkan peninggalan Raja Bameswara yang di Kabupaten Blitar adalah Prasasti Panumbangan I di Plumbangan Kecamatan Doko. Serta Prasasti Pandelegan yang ketika itu berada di Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar.

Selain Prasasti Juga Ada Batu Angka Tahun di Blitar

prasasti Karanggayam
Batu berangka tahun dekat temuan prasasti karanggayam.
Foto: HBY/javasatu.com

Nah, selain logo di atas, di dekat prasasti juga ada angka tahun. Para pecinta sejarah menduga angkanya 1034 Saka atau 1.122 Masehi. Angka tahun itu tertulis pada batu mirip altar yang kuat dugaan sebagai ambang pintu candi di Blitar.

Iplik warga Karanggayam Blitar kepada kliktimes.com, mengatakan bahwa temuan itu sebenarnya sudah sejak lama. Namun baru ada pembongkaran sekitar awal Juli 2021. Namun hingga kini prasasti masih teronggok di kandang sapi.

“Batu itu sudah kita tahu lama, tetapi tidak tahu kalau sebesar itu. Awalnya hanya kelihatan ujungnya saja. Baru sekitar satu bulan ini ada penggalian,” akunya di Blitar.

Menurut Iplik, awalnya penggalian yang dilakukan juga tidak sengaja di Blitar. Karena tujuan menggali untuk limbah kotoran sapi. Di tempat kotoran sapi ada dua jenis batu besar itu. Yang pertama berbentuk seperti altar dan angka tahun. Sedangkan satu batu berbentuk prasasti dengan logo rembulan.

“Batu itu sudah ada di situ sejak saya lahir tahun 1990,” ungkap warga Blitar ini soal temuan prasasti Karanggayam.(ary)

Tags: berita blitar hari iniberita blitar terbaruberita blitar terlengkapkumpulan berita BlitarPrasasti Karanggayam
Previous Post

Bupati Gresik Minta BPD dengan Kades Kolaborasi Membangun Desa

Next Post

Satwa Jatim Park Masih Aman Dari Virus Corona

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Satwa Jatim Park Masih Aman Dari Virus Corona

Satwa Jatim Park Masih Aman Dari Virus Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com