email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Peternak Sapi Kabupaten Pasuruan Tolak Vaksinasi PMK, Ini Upaya Disnakkeswan

by Syaiful Arif
1 Juli 2022

JAVASATU.COM-PASURUAN- Seperti dikabarkan di laman pasuruankab.go.id, banyak peternak atau pemilik sapi di Kabupaten Pasuruan menolak pemberian vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada ternaknya.

Ilustrasi vaksinasi PMK di Kabupaten Pasuruan. (Foto: Pasuruankab.go.id)

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu mengatakan, banyaknya penolakan berasal dari peternak sapi potong.

Kata Diana, mereka khawatir sapi yang saat ini dalam kondisi sehat justru mengalami masalah setelah disuntik vaksin tersebut.

“Rata-rata jawabannya sama. Karena mereka justru takut kalau setelah divaksin, sapi-sapinya sakit dan mati,” kata Diana sepeti dikutip dari laman pasuruankab.go.id, Jumat (1/7/2022).

Bahkan, lanjut Diana, peternak was-was setelah disuntik vaksin akan mengganggu penjualan hewan ternak mereka. Terlebih, kata Diana, saat ini peternak selalu mengandalkan momentum hari raya Iduladha untuk meraup keuntungan.

“Memang kalau ditolak ya kami gak bisa memaksa. Terlebih sekarang momennya menjelang Iduladha. Banyak yang ingin meraup keuntungan. Dan inilah yang mau gak mau harus kami pahami” jelasnya.

Diana menerangkan, jumlah vaksin yang telah disuntikkan ke sapi-sapi di Kabupaten Pasuruan sudah mencapai lebih dari 15.654 ekor. Padahal stok vaksin masih banyak hingga mencapai 89.100 dosis.

Oleh karenanya, pihaknya tetap intens memberikan edukasi terhadap peternak agar mau divaksin.

BacaJuga :

Bupati Kediri Pastikan Ketersediaan Bapokting dan Kesiapan Pengamanan Lebaran

Bupati Kediri Perintahkan Perbaikan Jalan Berlubang Jelang Mudik Lebaran 2026

“Yang jelas kami tidak akan menyerah untuk meyakinkan kepada para peternak akan pentingnya vaksin sebagai penahan laju penyebaran PMK” tutup di laman itu.

Seperti diketahui bersama, pemerintah telah menyediakan vaksin untuk mengatasi wabah PMK. Di Kabupaten Pasuruan sejak dua pekan sudah mendistribusikan vaksin tersebut ke 24 kecamatan. Terutama di wilayah yang menjadi sentra peternakan sapi perah dan sapi potong. (Saf/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Disnakkeswan Kabupaten PasuruanPemkab PasuruanPenyakit Mulut dan KukuPMK Kabupaten PasuruanVaksinasi PMK

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

GPAK Serahkan Laporan Dugaan Praktik Makelar Kasus ke KPK

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Prev Next

POPULER HARI INI

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

BERITA LAINNYA

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

GPAK Serahkan Laporan Dugaan Praktik Makelar Kasus ke KPK

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved