JAVASATU.COM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang memanen terong dan pakcoy hidroponik dari lahan pertanian brandgang, Senin (2/2/2026).
Hasil panen tersebut dibagikan kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Sebanyak 100 paket sayur segar diserahkan langsung usai layanan kunjungan. Paket berisi terong dan pakcoy itu merupakan hasil budidaya warga binaan melalui program pembinaan kemandirian di dalam lapas.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, mengatakan program pertanian menjadi salah satu upaya menghadirkan pemasyarakatan yang berdampak nyata.
“Lapas Malang memiliki program ketahanan pangan yang berkelanjutan. Sebagian hasil panen kami salurkan langsung kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar,” ujar Teguh.
Ia menjelaskan, hasil pertanian tidak seluruhnya digunakan untuk kebutuhan internal lapas atau dijual. Sebagian dialokasikan untuk kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian dan penguatan hubungan dengan masyarakat.
Proses pembagian dilakukan tertib setelah keluarga warga binaan menyelesaikan kunjungan. Kegiatan ini juga melibatkan warga binaan yang tergabung dalam Pramuka Pemasyarakatan sebagai bagian dari pembinaan karakter, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan produktif di Lapas Malang, sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (dop/arf)