email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Analis Ungkap Peran Aktif Kapolri dalam Wujudkan Asta Cita Prabowo

by Redaksi Javasatu
5 Februari 2026

JAVASATU.COM- Ketua Indonesia Youth Epicentrum (IYE) sekaligus analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menilai narasi yang menyebut reformasi Polri baru akan “nyata” jika disertai pergantian Kapolri merupakan pandangan yang keliru dan cenderung politis. Narasi tersebut mengemuka di ruang publik dan disampaikan sejumlah tokoh seperti Abraham Samad dan Said Didu usai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto pada Jumat (30/1/2026).

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri panen raya jagung.. (Foto: Ist)

Nasky menilai langkah Presiden Prabowo yang membuka dialog dengan kelompok yang dipersepsikan sebagai “oposisi” justru mencerminkan kedewasaan kepemimpinan dan semangat persatuan nasional. Menurutnya, Presiden tidak bersikap defensif terhadap kritik, melainkan membuka ruang diskusi secara langsung.

“Presiden Prabowo sebagai panglima tertinggi mendengarkan semua kritik dan saran. Namun hanya kritik yang rasional, objektif, dan berorientasi pada kepentingan publik yang layak dijadikan dasar kebijakan strategis nasional, bukan kritik yang didasari dendam pribadi atau bernuansa politis terhadap institusi Polri,” ujar Nasky dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Reformasi Polri Bukan Soal Figur

Nasky menegaskan, persoalan utama Polri tidak terletak pada siapa yang menjabat Kapolri, melainkan pada tata kelola organisasi, mekanisme pengawasan, budaya institusi, serta konsistensi penegakan supremasi hukum.

Pendekatan yang hanya menitikberatkan pada figur dinilai problematis dan berpotensi mengaburkan substansi reformasi. Ia menambahkan, reformasi hukum harus dilakukan secara kolektif, menyeluruh, dan berkelanjutan.

“Jika pemerintah serius melakukan reformasi Polri, maka lembaga penegak hukum dan lembaga keamanan negara lainnya juga perlu direformasi secara komprehensif dan dibentuk tim khusus,” tegasnya.

Ia juga menilai ada upaya mendiskreditkan institusi Polri melalui narasi pergantian Kapolri. Menurutnya, kritik seharusnya berbasis data, indikator kinerja, capaian, dan analisis kelembagaan yang menyeluruh.

BacaJuga :

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

“Ketika reformasi direduksi menjadi persoalan pergantian pucuk pimpinan, fokus bergeser dari persoalan institusi ke persoalan personal,” ujarnya.

Mekanisme Hukum Pergantian Kapolri

Nasky mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Pergantian Kapolri memiliki mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pasal 11 ayat (1) menyebutkan Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. Usulan pengangkatan dan pemberhentian diajukan Presiden kepada DPR disertai alasan.

“Dalam negara hukum, kritik adalah hak warga negara. Namun harus disampaikan dalam batas etika hukum dan kerangka ketatanegaraan yang benar agar tidak menimbulkan salah tafsir konstitusional,” katanya.

Ia juga menilai narasi yang menyerang personal Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo tidak berdasar dan berpotensi menciptakan kegaduhan publik.

Bantah Isu Pembangkangan

Nasky membantah tudingan pembangkangan Kapolri terhadap Presiden. Menurutnya, dalam sistem presidensial, Kapolri berada di bawah kendali Presiden.

“Secara struktural dan politik, mustahil Kapolri melakukan pembangkangan atau mengeluarkan kebijakan strategis tanpa sepengetahuan Presiden,” ujarnya.

Ia juga mengutip pernyataan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, yang menyebut Kapolri 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo.

“Saya bersaksi Pak Kapolri Listyo Sigit 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo,” kata Habiburokhman, Kamis (29/1/2026).

Paparkan Capaian Program Polri

Nasky memaparkan sejumlah program dan capaian Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Rekrutmen Santri dan Hafiz Alquran
Data 2021–2024 menunjukkan penerimaan anggota Polri berlatar pesantren dan hafiz Alquran:

  • 2021: 84 orang
  • 2022: 55 orang
  • 2023: 74 orang
  • 2024: 52 orang

Rekrutmen Penyandang Disabilitas
Sepanjang 2024, Polri merekrut 18 penyandang disabilitas melalui jalur SIPSS dan Bintara Polri.

Dukungan Ketahanan Pangan
Polri menggelar panen raya jagung serentak pada awal 2026. Kontribusi disebut mencapai jutaan ton periode 2025-2026.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Hingga Januari 2026, 1.160 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di seluruh Polres dan Polda.

Pembangunan Infrastruktur
Sebanyak 187 unit jembatan dibangun di 27 provinsi.

Pemberantasan Judi Online (2025)

  • 665 kasus
  • 741 tersangka
  • Aset disita Rp1,5 triliun
  • 231.517 situs diblokir
  • 1.764 kegiatan preemtif edukasi

Pemberantasan Narkoba (2025–awal 2026)

  • 38 ribu lebih kasus terungkap
  • 2025: klaim menyelamatkan 1,79 miliar jiwa
  • Awal 2026: 2.012 tersangka, 592,9 kg barang bukti senilai Rp428,8 miliar, klaim menyelamatkan 2,1 juta jiwa

Menurutnya, capaian tersebut bagian dari program Beyond Trust Presisi dan kontribusi nyata terhadap Asta Cita Presiden.

Apresiasi Presiden

Nasky juga menyebut Polri menerima penghargaan dari Presiden Prabowo atas kontribusi dalam ketahanan pangan nasional. Ia mengutip pernyataan Presiden yang menyebut Kapolri sebagai tokoh patriotik dalam mendukung swasembada pangan.

“Kapolri selalu menjadi garda terdepan dalam mendukung dan mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya.

Seruan Jaga Stabilitas Nasional

Di akhir pernyataannya, Nasky mengajak publik bersikap rasional dan tidak mudah terpengaruh framing liar. Ia menyinggung istilah decapitation strategy dan policy sabotage sebagai upaya menyerang figur kunci pemerintahan.

“Demokrasi dibangun dengan rasionalitas dan kepatuhan pada hukum, bukan kemarahan atau fitnah yang dikemas dalam opini,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa menjaga soliditas dan stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo serta mendukung reformasi Polri secara konstruktif demi keutuhan NKRI. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Asta CitaJenderal Listyo Sigit PrabowoKapolriNasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPOLRIPrabowo SubiantoPresiden IndonesiaPresiden RI
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

Pemkot Malang Dinilai Tak Bisa Tunjukkan Alas Hak Supit Urang-Pandanwangi

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

Bupati Gresik Ajak Perempuan Tentukan Arah Pembangunan di Musrenbang 2026

Gresik Jadi Tuan Rumah Pengukuran Kepuasan Layanan Digital Pemerintah

Siswa MI Al-Karimi Gresik Tasmi’ Juz 1 dan 2 Sekali Majelis

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

Musrenbang, Wabup Gresik Tegaskan Sinkronisasi Usulan Desa

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

BERITA LAINNYA

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Cak Imin Buka Puncak HPN 2026 di Banten, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Sertijab Kodim Wonosobo, Sambut Kapten Masraniansyah Lepas Kapten Redo

Nabila Ellisa Rilis EP “GERD”, Angkat Luka Batin Lewat Lagu “Tanyaku”

Immersion by Lexus Pamerkan Karya Oliver Wihardja untuk Sibolga

H Saimo Pimpin IKG 2026-2031, RUAP Sahkah AD/ART Baru

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Sepak Bola Malang Raya Jalan di Tempat, Siapa yang Salah?

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d