JAVASATU.COM- Keberhasilan Operasi Lilin Candi 2025 yang digelar Polda Jawa Tengah dalam mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendapat apresiasi dari berbagai tokoh lintas agama. Mereka menilai situasi Jawa Tengah selama momentum libur akhir tahun berlangsung aman, kondusif, dan penuh toleransi.

Pembimbing Masyarakat Hindu Jawa Tengah, I Dewa Made Artayasa, menilai keamanan dan ketenteraman selama Natal dan Tahun Baru mencerminkan keberhasilan Polda Jateng menjaga kerukunan umat beragama. Menurutnya, masyarakat Jawa Tengah mendambakan suasana yang damai agar seluruh aktivitas ibadah dan sosial lintas agama dapat berjalan dengan aman dan nyaman.
“Situasi yang aman dan rukun ini merupakan harapan seluruh masyarakat Jawa Tengah. Semua umat beragama bisa menjalankan ibadah dan aktivitas sosial dengan tenang,” ujar I Dewa Made Artayasa saat diwawancarai, Senin (5/1/2026).
Ia berharap Polda Jawa Tengah terus konsisten memelihara serta memperkuat toleransi antarumat beragama di wilayah Jawa Tengah.

Apresiasi serupa disampaikan Nanang Aji Saputro, Ketua Perhimpunan Remaja Masjid dan Dewan Masjid Provinsi Jawa Tengah. Ia mengucapkan terima kasih kepada Polda Jateng atas suksesnya Operasi Lilin Candi 2025 yang dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.
“Operasi ini membuat masyarakat merasa terlindungi. Ke depan, kami berharap Polda Jateng terus bersinergi dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat demi menjaga ketertiban dan kondusivitas wilayah,” kata Nanang saat ditemui di Masjid Agung Semarang, Senin (5/1/2026).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan apresiasi dari tokoh lintas agama menjadi bukti bahwa Operasi Lilin Candi 2025 tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kepercayaan masyarakat ini mencerminkan peran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memelihara kerukunan antarumat beragama di Jawa Tengah. Kami berharap sinergi dan dukungan masyarakat terus terjaga,” tegas Artanto. (wan/arf)