JAVASATU.COM- Kepala Bakorwil III Jawa Timur, Asep Kusdinar, bersama Ketua Dewan Pembina Malang Legends, Prof. Muhammad Bisri, konsisten menyebarkan semangat Sepak Bola Senang di Malang Raya dan sekitarnya selama tiga tahun terakhir. Program ini menekankan olahraga sehat dan menyenangkan, sekaligus menanamkan nilai perdamaian, kemanusiaan, dan cinta tanah air.

Gelaran terbaru yang diorkestrasi keduanya adalah Trofeo All Star Legends Indonesia dan Turnamen Penalti Piala Gubernur Jawa Timur 2026. Trofeo All Star Legends Indonesia akan menghadirkan tim Persema Reborn, Persib Bandung Legends, dan SDF Indonesia Batavia Jakarta Legends pada Minggu, 18 Januari 2026, di Stadion Gajayana, Kota Malang.
“Tahun ini kita akan merayakan 100 tahun usia Stadion Gajayana Kota Malang. Para Legends sepak bola Indonesia banyak yang mempunyai memori dengan stadion ini. Kita undang mereka,” ujar Asep Kusdinar saat ditemui di Kantor Bakorwil III Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Menurut Asep, kegiatan ini menjadi titik awal silaturahmi para legenda sepak bola Jawa Timur, sekaligus memberikan apresiasi dan memperhatikan kesejahteraan para pemain, pelatih, dan tokoh sepak bola legendaris.
“Pemprov Jatim melalui Bakorwil III selalu hadir membangun kesejahteraan masyarakat, termasuk ekosistem sepak bola. Mari kita berkolaborasi,” tambah Asep.
Sementara itu, Prof. Muhammad Bisri menjelaskan bahwa Turnamen Penalti Piala Gubernur Jawa Timur 2026 dijadikan wahana awal silaturahmi bagi insan pecinta sepak bola di Jatim.
“Target awalnya memang menjadi wahana silaturahmi. Memperkuat perdamaian, saling peduli kemanusiaan, dan membumikan cinta tanah air. Hasil lain hanyalah bonus yang sehat dan menyenangkan,” ujar Prof. Bisri.
Prof. Bisri menambahkan, silaturahmi para legenda sepak bola bisa menjadi teladan kerukunan, perdamaian, dan rasa kemanusiaan bagi generasi muda melalui semangat Sepak Bola Senang.
Selain itu, Malang Legends akan menggelar Syawalan Bersama Legenda Sepak Bola Jawa Timur pada akhir Maret 2026 dan Charity Game Sepak Bola Para Legenda Jawa Timur ke-3 pada Mei 2026 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Program-program ini diharapkan memperkuat semangat olahraga yang sehat, menyenangkan, dan membangun karakter generasi muda Jawa Timur. (wes/nuh)