email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bupati Kediri Gagas Kawasan Budidaya Terpadu, Solusi Lahan Peternak Ayam Petelur

by Fathur Rohman
6 Maret 2026

JAVASATU.COM- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menggagas pembentukan kawasan budidaya terpadu sebagai solusi kendala lahan yang dihadapi peternak ayam petelur (layer) di Kabupaten Kediri. Gagasan ini disampaikan saat bertemu pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK), Jumat (6/3/2026).

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Credit: Javasatu.com)

Mas Dhito mengatakan, selama ini peternak layer masih kesulitan mengembangkan usaha karena keterbatasan lahan yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Untuk itu, ia mendorong kajian pembentukan kawasan budidaya yang lebih luas dari sekadar kawasan industri peternakan.

“DKPP mengajukan kajian kawasan industri peternakan, ini bagus. Tapi kenapa tidak sekalian kawasan budidaya,” ujar Mas Dhito.

Menurutnya, kawasan budidaya terpadu tidak hanya mengakomodasi sektor peternakan ayam petelur, tetapi juga bisa dikembangkan untuk sektor lain seperti perikanan air tawar dan pertanian.

Data per 6 Maret 2026, populasi ayam petelur di Kabupaten Kediri mencapai 7.569.539 ekor dengan produksi telur sekitar 5.917.100 kilogram per bulan. Angka tersebut jauh melampaui kebutuhan daerah yang hanya sekitar 891.700 kilogram per bulan, sehingga terjadi surplus produksi.

Saat ini, jumlah peternak unggas skala besar di Kediri tercatat sekitar 60 orang, sementara pelaku usaha kecil dan mikro mencapai 2.800 orang. Sektor ini juga menyerap tenaga kerja sekitar 1.000 hingga 1.200 orang.

Mas Dhito menilai, persebaran peternak yang belum terpusat menjadi salah satu persoalan utama. Karena itu, pembentukan kawasan budidaya dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi dan pengembangan usaha.

“Peternak masih tersebar, ke depan perlu dijadikan satu kawasan. Tahun 2026 ini kita dorong kajiannya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPPUK, Eko Sanjoyo, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) yang selama ini aktif melakukan pendampingan.

BacaJuga :

DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Isu “Mahar” BPJS Kesehatan Tak Terbukti

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Ia berharap sinergi antara KPPUK dan pemerintah daerah terus terjaga untuk mendukung program pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, KPPUK bisa terus bersinergi dan mendukung program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat Kediri,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan kajian kawasan budidaya terpadu dapat disusun pada 2026 sebagai langkah awal penataan sektor peternakan dan penguatan ekonomi daerah. (kur/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: BudidayaBupati KediriHanindhito Himawan PramanaKabupaten KediriMas DhitoPemkab KediriPeternakan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Isu “Mahar” BPJS Kesehatan Tak Terbukti

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Ambulans Gratis Polres Gresik Antar Pasien ke RSUP Kemenkes Surabaya

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

BERITA LAINNYA

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d