email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 7 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bupati Kediri Gagas Kawasan Budidaya Terpadu, Solusi Lahan Peternak Ayam Petelur

by Fathur Rohman
6 Maret 2026

JAVASATU.COM- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menggagas pembentukan kawasan budidaya terpadu sebagai solusi kendala lahan yang dihadapi peternak ayam petelur (layer) di Kabupaten Kediri. Gagasan ini disampaikan saat bertemu pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK), Jumat (6/3/2026).

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Credit: Javasatu.com)

Mas Dhito mengatakan, selama ini peternak layer masih kesulitan mengembangkan usaha karena keterbatasan lahan yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Untuk itu, ia mendorong kajian pembentukan kawasan budidaya yang lebih luas dari sekadar kawasan industri peternakan.

“DKPP mengajukan kajian kawasan industri peternakan, ini bagus. Tapi kenapa tidak sekalian kawasan budidaya,” ujar Mas Dhito.

Menurutnya, kawasan budidaya terpadu tidak hanya mengakomodasi sektor peternakan ayam petelur, tetapi juga bisa dikembangkan untuk sektor lain seperti perikanan air tawar dan pertanian.

Data per 6 Maret 2026, populasi ayam petelur di Kabupaten Kediri mencapai 7.569.539 ekor dengan produksi telur sekitar 5.917.100 kilogram per bulan. Angka tersebut jauh melampaui kebutuhan daerah yang hanya sekitar 891.700 kilogram per bulan, sehingga terjadi surplus produksi.

Saat ini, jumlah peternak unggas skala besar di Kediri tercatat sekitar 60 orang, sementara pelaku usaha kecil dan mikro mencapai 2.800 orang. Sektor ini juga menyerap tenaga kerja sekitar 1.000 hingga 1.200 orang.

Mas Dhito menilai, persebaran peternak yang belum terpusat menjadi salah satu persoalan utama. Karena itu, pembentukan kawasan budidaya dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi dan pengembangan usaha.

BacaJuga :

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir Raih JMSI Jatim Award 2026

“Peternak masih tersebar, ke depan perlu dijadikan satu kawasan. Tahun 2026 ini kita dorong kajiannya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPPUK, Eko Sanjoyo, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) yang selama ini aktif melakukan pendampingan.

Ia berharap sinergi antara KPPUK dan pemerintah daerah terus terjaga untuk mendukung program pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, KPPUK bisa terus bersinergi dan mendukung program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat Kediri,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan kajian kawasan budidaya terpadu dapat disusun pada 2026 sebagai langkah awal penataan sektor peternakan dan penguatan ekonomi daerah. (kur/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BudidayaBupati KediriHanindhito Himawan PramanaKabupaten KediriMas DhitoPemkab KediriPeternakan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Diduga Tipu Sejumlah Pemasok, Perempuan di Singosari Malang Diamankan Polisi

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir Raih JMSI Jatim Award 2026

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

SMP Negeri 1 Gresik Lahirkan Puluhan Hafiz dan Hafizah

Pawsicles Bawa Nostalgia Cinta SMA Lewat ‘Bittersweet Memories’

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

Prev Next

POPULER HARI INI

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

BERITA LAINNYA

Diduga Tipu Sejumlah Pemasok, Perempuan di Singosari Malang Diamankan Polisi

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Bersama Keluarga

Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 800 Meter di Jalur Ilegal Purbakala Berhasil Dievakuasi

Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir Raih JMSI Jatim Award 2026

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

SMP Negeri 1 Gresik Lahirkan Puluhan Hafiz dan Hafizah

Pawsicles Bawa Nostalgia Cinta SMA Lewat ‘Bittersweet Memories’

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved