JAVASATU.COM- Dunia pendidikan di Kabupaten Malang kembali tercoreng. Seorang guru Sekolah Dasar Qur’an (SDQ) Homeschooling di Kecamatan Kepanjen diduga melakukan kekerasan terhadap salah satu muridnya, Tejo (bukan nama sebenarnya), siswa kelas 1 SD.

Keluarga korban menyebut tindakan kekerasan itu mengakibatkan bibir korban berdarah dan bengkak. Kakek korban, Asroni, menceritakan cucunya sempat dilempar benda oleh guru berinisial T, diduga sebuah botol plastik seperti Tupperware.
“Cucu saya saat ini bibirnya luka dan bengkak. Katanya tadi dilempar suatu benda, seperti botol, oleh gurunya,” ujar Asroni saat ditemui awak media di Kepanjen, Selasa (20/1/2026).
Korban memiliki riwayat penyakit jantung (kebocoran jantung) dan pihak keluarga sudah memberitahukan kondisi tersebut ke pihak sekolah. Namun, tindakan kekerasan tetap terjadi.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Ir Cahyono, mengungkapkan pihaknya telah menerima aduan terkait kasus ini. Ia menegaskan Polres Malang harus menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami mendapat aduan adanya kekerasan yang dilakukan guru kepada muridnya. Saya meminta Polres Malang segera menindaklanjuti,” tegas Cahyono.
Pihak keluarga kini mempertimbangkan jalur hukum untuk menindaklanjuti dugaan penganiayaan terhadap Tejo.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum berhasil dimintai konfirmasi. (agb/arf)