JAVASATU.COM- Harga daging sapi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, tembus Rp155 ribu per kilogram. Harga tersebut naik Rp10 ribu dari sebelumnya Rp145 ribu per kilogram dalam lima hari terakhir.

Kenaikan harga daging sapi mulai berdampak pada daya beli masyarakat. Sejumlah konsumen mengurangi jumlah pembelian, dari sebelumnya satu kilogram menjadi sekitar setengah kilogram.
Pedagang daging sapi di Pasar Besar Malang, Tito, mengatakan kenaikan harga terjadi sejak sekitar lima hari terakhir hingga Selasa (28/7/2026). Kenaikan tersebut dipengaruhi meningkatnya harga sapi hidup serta biaya operasional proses penyembelihan.
“Harga naik sekitar Rp10 ribu. Kenaikan ini sudah terjadi beberapa hari terakhir karena harga sapi hidup dan biaya operasional juga meningkat,” ujar Tito.
Kondisi tersebut membuat konsumen melakukan penyesuaian. Pembeli yang sebelumnya mampu membeli satu kilogram daging sapi kini sebagian memilih mengurangi jumlah pembelian menjadi setengah kilogram.
Selain mengurangi volume pembelian, sebagian konsumen juga mulai beralih ke jenis daging lain yang harganya lebih terjangkau.
Meski daya beli menurun, pasokan daging sapi ke Pasar Besar Malang masih berjalan normal. Pedagang belum melakukan pengurangan stok secara signifikan karena distribusi dari tempat penyembelihan masih tersedia.
“Untuk pasokan masih normal. Kalau nanti stok yang tidak terjual mulai menumpuk, baru akan dilakukan penyesuaian,” kata Tito.
Kenaikan harga daging sapi diharapkan tidak berlangsung lama. Pedagang berharap harga kembali stabil agar daya beli masyarakat terjaga dan aktivitas jual beli di Pasar Besar Malang tidak semakin terdampak. (dop/arf)