JAVASATU.COM- Pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, memasuki hari keempat. Di tengah belum adanya kabar keberadaan mereka, PWI Jawa Timur menggelar doa bersama agar seluruh korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Doa bersama digelar di Kantor PWI Jawa Timur, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus.
“Kami keluarga besar PWI Jawa Timur berdoa dan berharap yang terbaik. Semoga Basarnas segera menemukan kelima jurnalis dan awak kapal dalam kondisi selamat. Kami juga berharap keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran menghadapi musibah ini,” ujar Lutfil.
Lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firdaus Wajidi, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal, jurnalis freelance.
Kelima jurnalis tersebut berada dalam satu speedboat bersama tiga awak kapal sebelum dilaporkan hilang kontak di kawasan perairan Gunung Anak Krakatau.
Lutfil mengatakan, doa bersama merupakan bentuk kepedulian keluarga besar PWI Jawa Timur terhadap para jurnalis yang tengah menjalankan tugas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi dukungan moral bagi keluarga yang masih menunggu kabar.
Menurutnya, insan pers di Jawa Timur terus memantau perkembangan operasi pencarian dan berharap tim SAR segera menemukan para jurnalis serta awak kapal.
Gus Bahar Sampaikan Perkiraan Titik Lokasi
Dalam doa bersama tersebut, Gus Bahar yang dikenal sebagai ahli ilmu falak turut menyampaikan perkiraan titik lokasi kejadian berdasarkan perhitungan yang dilakukannya.
Jika Gunung Anak Krakatau dijadikan titik acuan utama, ia memperkirakan lokasi hilangnya delapan orang tersebut berada di sekitar koordinat 6 derajat 06 menit 07 detik Lintang Selatan (LS) dan 105 derajat 25 menit 23 detik Bujur Timur (BT).
Gus Bahar juga menyampaikan perkiraan mengenai posisi para korban berdasarkan perhitungan tersebut. Namun, ia menegaskan perhitungan itu merupakan bagian dari ikhtiar dan tidak menggantikan operasi pencarian yang dilakukan tim SAR.
“Saya memperkirakan, jika bisa ditemukan dalam waktu 10 sampai 12 jam ke depan, sebagian kemungkinan masih bisa diselamatkan, meski dalam keadaan kritis,” ujarnya.
Sementara itu, operasi pencarian dilakukan tim SAR gabungan dengan menyisir sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan para korban. Area pencarian meliputi Pulau Sertung, Pulau Rakata, dan Pulau Panjang.
Pencarian menggunakan RIB 02 Banten dan RIB 02 Lampung dengan pendampingan KN SAR Tetuka. Selain menyisir perairan, personel SAR juga memeriksa kawasan daratan di tiga pulau tersebut.
Namun, hingga pencarian memasuki hari keempat, belum ditemukan tanda maupun petunjuk yang mengarah pada keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal.
Operasi SAR masih berlangsung. PWI Jawa Timur berharap seluruh korban segera ditemukan sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi selamat. (sir/arf)