JAVASATU.COM- DPRD Kota Malang menegaskan komitmennya memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dalam momentum Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (31/3/2026). Dari sudut legislatif, peringatan ini dimaknai sebagai ajang refleksi kinerja sekaligus penguatan peran sebagai representasi rakyat.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa usia ke-112 Kota Malang menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kinerja legislatif selama hampir dua tahun terakhir.
“Ini menjadi momentum bagi kami untuk melihat kembali apa yang belum sempurna. Masih banyak PR yang harus kami tuntaskan,” ujarnya.
Ia menekankan, DPRD akan terus mendorong perbaikan kinerja melalui penguatan fungsi pengawasan serta peningkatan kualitas kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
“Kami berharap masyarakat proaktif memberikan evaluasi dan kritik yang membangun,” lanjutnya.
Dalam upaya menyerap aspirasi publik, DPRD Kota Malang membuka berbagai kanal komunikasi, baik formal maupun nonformal, termasuk melalui platform digital.
“Media sosial DPRD, mulai Instagram, YouTube, TikTok, hingga jalur formal seperti surat dan pesan pribadi kepada anggota DPRD, semuanya kami buka,” jelasnya.
DPRD Kota Malang menegaskan, kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga arah pembangunan daerah.
“Momentum 112 ini adalah saat terbaik bagi kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. DPRD Kota Malang adalah rumah rakyat dan penjaga arah pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Tantangan daerah hari ini sangat luar biasa, namun terasa ringan karena sinergi dengan DPRD berjalan baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Malang memastikan komitmen untuk menuntaskan program pembangunan sesuai RPJMD.
“Beban sejarah pembangunan Kota Malang harus kita tuntaskan. Semua tanggung jawab yang sudah ditetapkan akan kami selesaikan,” imbuhnya.
“Pembangunan Kota Malang tidak dapat berjalan tanpa sinergi kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat,” tandasnya. (arf)