email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

IIER dan PSPK Gelar Workshop Kawal Keamanan Anak di Ruang Digital

by Redaksi Javasatu
22 September 2025

JAVASATU.COM- Indonesian Institute for Education Reform (IIER) bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) menggelar rangkaian kegiatan membahas keamanan anak di ruang digital.

(Foto: Javasatu.com)

Acara ini berlangsung dalam bentuk Reformer Talk #2 dan Reformer Workshop #2, digelar daring pada 14 Juni 2025 dan luring di Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Kegiatan bertema “Di Balik Layar Gawai: Bagaimana Kita Menjaga Anak dari Risiko Dunia Digital?” menarik ratusan peserta, mulai dari akademisi, praktisi pendidikan, komunitas, hingga orang tua.

Tercatat 477 orang mengikuti sesi talkshow, sementara 60 peserta hadir langsung dalam workshop.

Dalam Reformer Talk #2, sejumlah pembicara kunci tampil, di antaranya Mediodecci Lustarini dari Kemkomdigi yang menjelaskan PP No. 17/2025 atau PP TUNAS sebagai regulasi perlindungan anak di ruang digital.

Pandu Ario Bismo dari PSPK menyoroti dampak kecanduan internet pada anak, sementara Aretha Ever Ulitua Samosir dari psikolog anak menekankan kerentanan anak akibat paparan gawai berlebih.

Perwakilan orang tua, Claudya Tio Elleossa, menambahkan pentingnya alternatif kegiatan positif bagi anak.

BacaJuga :

Proyek Drainase Suhat Kota Malang Selesai, Kontraktor Masih Diwajibkan Ini

Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Panglima TNI Dampingi

Sebagai kelanjutan, Reformer Workshop #2 menghadirkan 10 fasilitator dari Indonesia Mengajar. Diskusi menghasilkan identifikasi risiko, pemetaan pemangku kepentingan, serta rekomendasi untuk ekosistem pendidikan digital yang aman.

UNICEF melalui Asep Zulhijar menegaskan tingginya akses internet pada anak-anak Indonesia dan risiko yang menyertainya.

Workshop juga menghadirkan testimoni delapan pelajar dari berbagai sekolah dan yayasan, yang mengungkap pengalaman mereka terkait dampak positif sekaligus negatif dari teknologi digital.

Beberapa mengaku menyesal terlalu cepat terpapar gawai karena berisiko menimbulkan adiksi.

“Kami ingin membangun ekosistem pendidikan digital yang aman, inklusif, dan berpihak pada anak. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal masa depan generasi,” ujar Fathiyya Nur Rahmani, peneliti PSPK.

Acara ditutup dengan presentasi rekomendasi kebijakan yang dinilai pakar pendidikan, di antaranya Itje Chodidjah (PSPK) dan Santoso (Direktur Article 33 Indonesia).

IIER dan PSPK menegaskan komitmennya melanjutkan dialog dan kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang inovatif, aman, dan berdampak jangka panjang bagi anak-anak Indonesia. (saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: IIERPSPK

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Proyek Drainase Suhat Kota Malang Selesai, Kontraktor Masih Diwajibkan Ini

Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Panglima TNI Dampingi

Warga Bojonegoro Ingin Berolahraga? Manfaatkan GOR dan Stadion Ini

Asep Kusdinar dan Prof Bisri Orkestrasi Sepak Bola Senang Jatim

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Lapas Malang Perkuat Sinergi dengan Media, Pastikan Keterbukaan Informasi Publik

Jembatan Gantung Garuda Wonosobo Progres 95 Persen Rampung 15 Januari

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Cetak SDM Unggul Berbasis Iptek

OPINI: Indonesia di Persimpangan Kebijakan Fiskal dan Energi

Ello dan Oki Rengga Nilai Sumut Gudang Bakat Lewat Panggung Kreativitas Nasional

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Asep Kusdinar dan Prof Bisri Orkestrasi Sepak Bola Senang Jatim

Kapolres Batu Resmi Berganti, AKBP Aris Purwanto Gantikan AKBP Andi Yudha

Meski Jenderal Bintang Dua, Mayjen TNI Susilo Dinilai Rendah Hati

BERITA LAINNYA

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Jembatan Gantung Garuda Wonosobo Progres 95 Persen Rampung 15 Januari

OPINI: Indonesia di Persimpangan Kebijakan Fiskal dan Energi

Ello dan Oki Rengga Nilai Sumut Gudang Bakat Lewat Panggung Kreativitas Nasional

Bangun UMKM Sebelum 30 Tahun, Finetrus Kembangkan Bisnis Sprei Lokal Lewat Shopee

Publik Apresiasi Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar 21 Situs Judol, Aset Rp 96,7 Miliar Disita

Kapendim Blora Ajak Gen Z Bijak Bermedia Sosial

OPINI: Keterbatasan Kebijakan Fiskal dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Makro

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Eksplor Jogja, Murid SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d