email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

by Sudasir Al Ayyubi
17 April 2026

JAVASATU.COM- Kabupaten Gresik kian mengukuhkan diri sebagai magnet investasi di Jawa Timur. Hal itu terungkap saat kunjungan peserta Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan ke-80 Kementerian Luar Negeri di Mustikarasa Cafe, Gresik, Kamis (16/4/2026).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (Credit: Pemkab Gresik)

Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran langsung terkait strategi pengembangan investasi daerah, penguatan industri, hingga diplomasi ekonomi berbasis potensi lokal.

Rombongan disambut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman dan jajaran kepala perangkat daerah.

“Kalau melihat Gresik, ini memang bukan kota besar seperti Surabaya. Tapi dari kota inilah kita membangun kekuatan, dimulai dari tata ruang dan pengenalan potensi daerah,” ujar Bupati Yani.

Yani memaparkan, kunci utama Gresik menjadi tujuan investasi terletak pada perencanaan tata ruang yang matang serta sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri. Sejarah Gresik sebagai kota pelabuhan dan perdagangan juga menjadi fondasi kuat dalam pengembangan kawasan industri saat ini.

“Sejak dulu Gresik adalah kota pelabuhan dan perdagangan, dan itu yang kita lanjutkan hari ini dalam bentuk kawasan industri dan KEK,” tegasnya.

Saat ini, Gresik ditopang belasan pelabuhan aktif serta kawasan industri besar seperti Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Kawasan Industri Gresik (KIG), dan kawasan industri Maspion. Kondisi ini menjadikan Gresik sebagai simpul penting rantai pasok industri di Jawa Timur, sekaligus bagian dari kawasan metropolitan Gerbangkertosusila.

Menurut Yani, keunggulan lain yang ditawarkan adalah integrasi kawasan industri dengan pelabuhan berskala besar yang mendorong efisiensi logistik, terutama bagi industri ekspor-impor.

“Industri besar membutuhkan kepastian dan efisiensi. Di Gresik, kapal besar bisa langsung sandar, bahan baku impor bisa masuk dengan mudah, dan produk bisa langsung diekspor,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Gresik juga mengandalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menarik investor global melalui berbagai insentif, termasuk pengurangan pajak daerah dan fasilitas tax holiday.

BacaJuga :

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

“Daerah memang harus memberikan stimulus, bahkan hingga minimal 50 persen untuk beberapa jenis pajak. Tapi ini adalah strategi jangka panjang untuk menarik investasi besar dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Dalam enam tahun terakhir, Gresik mencatat realisasi investasi mencapai Rp29,4 triliun atau sekitar 18,89 persen dari total investasi Jawa Timur. Capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada 2025 mencapai 4,91 persen.

Tak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan dari 8,21 persen pada 2020 menjadi 5,47 persen pada 2025.

Meski demikian, Yani menegaskan bahwa keberlanjutan investasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemkab Gresik kini fokus mendorong pendidikan vokasi dan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri.

“Ke depan, yang dibutuhkan bukan hanya tenaga kerja, tetapi tenaga kerja terampil. Karena itu, kita dorong pendidikan vokasi agar SDM Gresik benar-benar siap,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri, Khasan Ashari, mengapresiasi kesempatan belajar yang diberikan Pemkab Gresik kepada peserta Sesdilu.

“Kami menyampaikan terima kasih atas fasilitasi yang luar biasa. Kunjungan ini menjadi bagian penting untuk memahami langsung dinamika pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 14 peserta yang merupakan aparatur Kemlu dengan pengalaman tugas luar negeri mengikuti kegiatan ini untuk memperkuat pemahaman diplomasi ekonomi.

“Fokus kami adalah diplomasi ekonomi. Peserta perlu melihat langsung bagaimana potensi investasi, industri, dan pariwisata dikembangkan di daerah,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan meliputi diskusi dengan perangkat daerah dan Kadin Gresik, serta kunjungan ke kawasan industri terintegrasi JIIPE guna melihat langsung implementasi industri dan pelabuhan di Gresik.

“Kami berharap kunjungan ini memberikan banyak insight. Ke depan, potensi Gresik bisa menjadi bagian dari promosi ekonomi Indonesia di tingkat global,” pungkasnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: InvestasiKabupaten GresikPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d