JAVASATU.COM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik dengan memperkuat sinergi bersama awak media, Selasa (13/1/2026). Langkah ini diwujudkan melalui silaturahmi dan dialog terbuka yang digelar di awal tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi forum komunikasi antara Lapas Malang dan media massa, di mana berbagai program dan kebijakan pemasyarakatan disampaikan secara transparan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Malang, Eksa Rahnuzulian, menekankan pentingnya kolaborasi dengan media dalam membangun kepercayaan publik.
“Sinergi ini bukti bahwa Lapas Kelas I Malang berkomitmen terhadap keterbukaan informasi publik. Media menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat,” ujar Eksa.
Eksa menambahkan, Lapas Malang mendukung Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dengan menyediakan akses informasi yang mudah, cepat, dan responsif bagi awak media maupun masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola Lapas yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Kepala Seksi Perawatan Narapidana Lapas Malang, M Agung Bachtiar, menyebut silaturahmi juga dimanfaatkan untuk berbagi informasi konstruktif, termasuk program ketahanan pangan Lapas Sinergi Mandiri (L’SIMA). Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan produktif.
“Melalui penguatan sinergi ini, kami berharap keterbukaan informasi publik dapat terus terjaga, sekaligus mendorong penyebaran informasi edukatif dan positif kepada masyarakat luas,” kata Agung.
Sementara itu, Ketua Pokja Media Lapas Bersatu, Cholil Ozy, mengapresiasi komitmen Lapas Malang dan berharap sinergi dengan media terus berjalan, sehingga informasi mengenai program dan inovasi Lapas dapat lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat. (dop/arf)