JAVASATU.COM- LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyatakan dukungan penuh terhadap Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Dalam deklarasi nasional di Puncak Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (20/6/2025), LIRA menyampaikan lima maklumat antikorupsi yang salah satunya mendorong pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor kelas kakap.
Presiden LSM LIRA, KRH HM Jusuf Rizal, menyebut Indonesia saat ini tengah menghadapi darurat korupsi.
Ia menegaskan bahwa korupsi telah merajalela di semua lini pemerintahan dan mengancam ketahanan bangsa.
“Korupsi adalah musuh utama negara. Karena itu, kami mendukung penuh Presiden Prabowo untuk mengambil langkah berani, termasuk menerapkan hukuman mati bagi koruptor kakap,” kata Jusuf Rizal dalam orasinya.
Maklumat ini, menurut Jusuf, sekaligus menjadi bentuk kepercayaan masyarakat sipil terhadap komitmen politik Prabowo dalam memberantas korupsi, sebagaimana pernah disampaikan dalam kampanye.
Berikut isi lima maklumat LSM LIRA yang dibacakan dalam deklarasi:
- Mendukung janji politik Presiden Prabowo untuk menegakkan hukum dan memberantas KKN secara menyeluruh dari pusat hingga daerah.
- Mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor kakap, serta meminta Presiden menggerakkan semua lembaga penegak hukum untuk membersihkan birokrasi.
- Meminta sinergi Polri, Kejaksaan, dan KPK dalam pencegahan dan penindakan korupsi, serta keterlibatan aktif LSM dan media.
- Mendorong pendidikan antikorupsi bagi generasi muda, lewat kurikulum, pelatihan kepemudaan, dan organisasi kemahasiswaan.
- Mendesak reformasi sistem rekrutmen ASN dan pejabat publik agar bersih dari praktik korupsi, judi online, dan penyalahgunaan narkoba.
Sekjen LSM LIRA, Adam Irham, dan Gubernur LIRA Jawa Timur, Samsudin, turut membacakan maklumat tersebut di hadapan para peserta Rakernas LIRA ke-20.
“Ini adalah dukungan serius. Kami akan ikut mengawal dan mengingatkan agar Presiden Prabowo konsisten menjalankan agenda bersih-bersih korupsi,” tegas Jusuf Rizal yang juga dikenal sebagai aktivis berdarah Madura-Batak itu.
LSM LIRA menegaskan komitmennya sebagai mitra kritis pemerintah dan siap berada di barisan terdepan dalam pengawalan reformasi hukum dan pemberantasan korupsi secara total. (Saf)