email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

MUI Gresik: Pasar Bandeng Warisan Sunan Giri Harus Dorong Ekonomi Umat

by Sudasir Al Ayyubi
26 Maret 2025

JAVASATU.COM-GRESIK- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menekankan pentingnya Festival Pasar Bandeng tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat, terutama bagi petani tambak dan pedagang.

(Foto: Istimewa)

Ketua Umum MUI Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, menyatakan bahwa Festival Pasar Bandeng yang rutin digelar setiap akhir Ramadan harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian umat.

“Tradisi ini sudah berlangsung sejak zaman Sunan Giri dan memang harus dilestarikan. Namun, lebih dari itu, manfaatnya juga harus dirasakan masyarakat luas, baik petani tambak, pedagang, maupun masyarakat umum,” ujarnya di Kantor MUI Gresik, Rabu (26/3/2025).

Pasar Bandeng merupakan tradisi tahunan yang digelar Pemkab Gresik selama sepekan, mulai malam 25 Ramadan hingga akhir bulan suci tersebut.

Festival ini diadakan di sepanjang Jalan Samanhudi hingga Jalan Basuki Rahmad atau dikenal sebagai Bandar Grisse.

Secara historis, tradisi ini bermula dari kebiasaan para santri Sunan Giri pada abad ke-15 yang membawa oleh-oleh bandeng saat pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri.

Para santri tersebut berasal dari berbagai daerah di Nusantara, seperti Jawa, Ambon, Makassar, Sumatra, dan Kalimantan.

MUI Gresik mengapresiasi konsistensi Pemkab Gresik dalam menyelenggarakan Festival Pasar Bandeng dan berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas harga bandeng di tingkat petani tambak.

BacaJuga :

Dua Sopir Curi Sembako Gudang Resto Ocean Garden Turen, Dibekuk Polisi

Grebeg Suro IKG 2026 Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Jawa di Perantauan

Ketua MUI Gresik Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat, H. Muslih Hasyim, menekankan bahwa tradisi ini harus dibarengi dengan komitmen nyata dalam menggerakkan perekonomian.

“Sunan Giri sudah memberi contoh bagaimana dakwah juga memperhatikan perekonomian umat, salah satunya melalui Pasar Bandeng,” ujar Muslih.

Ia menambahkan, tiga elemen utama yang terdampak langsung oleh tradisi ini adalah petani tambak, pedagang, dan masyarakat sebagai konsumen.

Oleh karena itu, keseimbangan harga perlu dijaga agar tidak memberatkan salah satu pihak.

“Stabilitas harga harus mendapat perhatian serius agar tidak terjadi fluktuasi tak terkendali. Jangan sampai ada pedagang yang memanfaatkan momen ini untuk menaikkan harga seenaknya sehingga membebani konsumen,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gresik, Ratna Heri Sulistyowati, mengungkapkan bahwa Festival Pasar Bandeng 2025 menyediakan sekitar 60 ton ikan bandeng dari berbagai daerah produsen di Gresik, terutama dari Ujung Pangkah dan Mengare, Bungah.

Puncak acara festival akan dimeriahkan dengan Kontes Bandeng Kawak, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2025 pukul 19.00 WIB. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kontes Bandeng KawakMUI GresikPasar Bandeng Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dua Sopir Curi Sembako Gudang Resto Ocean Garden Turen, Dibekuk Polisi

Harlah Ponpes Al Ikhlash Gresik Penuh Warna Kreativitas

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Grebeg Suro IKG 2026 Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Jawa di Perantauan

Kota Batu Pikat Wisatawan Mancanegara, Petik Buah Jadi Primadona

Satu Paket Perjadin Dalam Kota DPKPCK Kabupaten Malang Rp479 Juta Dipertanyakan

Analis: Narasi UU Polri Untungkan Kapolri Tak Proporsional

Mahasiswa Al-Qolam Dorong Regenerasi Pemulasaraan Jenazah di Kaumrejo

Pelepasan Siswa, Ponpes Nurul Hidayah Cetak Generasi Digital Berakhlak

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron

Prev Next

POPULER HARI INI

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang Ajari Pramuka Siaga Berwirausaha Sejak Dini

Kota Batu Pikat Wisatawan Mancanegara, Petik Buah Jadi Primadona

Analis: Narasi UU Polri Untungkan Kapolri Tak Proporsional

BERITA LAINNYA

Dua Sopir Curi Sembako Gudang Resto Ocean Garden Turen, Dibekuk Polisi

Harlah Ponpes Al Ikhlash Gresik Penuh Warna Kreativitas

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Grebeg Suro IKG 2026 Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Jawa di Perantauan

Kota Batu Pikat Wisatawan Mancanegara, Petik Buah Jadi Primadona

Satu Paket Perjadin Dalam Kota DPKPCK Kabupaten Malang Rp479 Juta Dipertanyakan

Analis: Narasi UU Polri Untungkan Kapolri Tak Proporsional

Mahasiswa Al-Qolam Dorong Regenerasi Pemulasaraan Jenazah di Kaumrejo

Pelepasan Siswa, Ponpes Nurul Hidayah Cetak Generasi Digital Berakhlak

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Kangen Masa Kecil, Lowokwaru Gang Limo Djadoel Nostalgia di Sumber Maron

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved