JAVASATU.COM- Laznas Nurul Hayat Gresik-Lamongan bersama Ipda Purnomo dan pengusaha Monaz Chicken Hengky Lufi memberikan bantuan modal usaha kepada Dea, warga Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut diharapkan membantu Dea kembali memperoleh penghasilan dan menyelesaikan persoalan utang yang membebaninya.

Bantuan diserahkan melalui kunjungan Ipda Purnomo ke rumah Dea pada Rabu (28/10/2026). Penyerahan itu merupakan tindak lanjut dari bantuan modal usaha yang sebelumnya dijanjikan setelah Dea mendatangi rumah Purnomo di Lamongan.
Kepala Cabang Nurul Hayat Gresik, Sholihul Amin, mengatakan bantuan tersebut diharapkan menjadi awal bagi Dea untuk membangun usaha dan memulihkan kondisi ekonominya.
“Bantuan modal usaha ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Ibu Dea untuk membangun usaha, memperoleh penghasilan, dan perlahan keluar dari persoalan utang yang membebaninya,” kata Sholihul Amin, Kamis (29/10/2026).
Perjuangan Dea mencari bantuan bermula pada 15 Oktober 2026. Ia membawa kedua anaknya ke rumah Ipda Purnomo setelah melihat konten media sosial yang menampilkan kegiatan sosial polisi tersebut. Dea berharap memperoleh modal agar bisa kembali menjalankan usaha dan membayar utang-utangnya.
Sehari kemudian, pada 16 Oktober 2026, Dinas Sosial Kabupaten Gresik menjemput Dea untuk kembali ke daerah asalnya. Sebelum Dea pulang, Purnomo memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta secara bertahap.
Dari jumlah tersebut, Rp 1 juta diserahkan saat itu, sedangkan sisa bantuan dijanjikan akan diberikan langsung ketika Purnomo berkunjung ke rumah Dea.
Janji tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui kunjungan pada 28 Oktober 2026. Bantuan itu turut mendapat dukungan dari Hengky Lufi, pemilik Monaz Chicken, dan Laznas Nurul Hayat Gresik-Lamongan. (bas/arf)





