JAVASATU.COM- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto turun langsung meninjau pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan yang digelar Kodiklat TNI di Serpong, Kabupaten Tangerang. Kunjungan ini menegaskan peran strategis prajurit dalam mendukung kemandirian pangan nasional di tengah dinamika global.

“Pengembangan tanaman produktif seperti buah-buahan dan komoditas pangan lainnya sangat penting untuk mendukung kemandirian pangan,” ujar Jenderal Agus Subiyanto saat memberikan arahan di lokasi, Jumat (10/4/2026).
TNI menilai ketahanan pangan menjadi bagian penting dari ketahanan nasional, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global yang berdampak pada stabilitas pasokan pangan.
“Ini bukan hanya soal pertahanan militer, tetapi juga menjaga stabilitas negara melalui ketahanan pangan,” tegas Panglima TNI.
Bimtek yang berlangsung pada 6-10 April 2026 ini menjadi bagian dari upaya TNI memperkuat kapasitas prajurit, tidak hanya dalam aspek militer, tetapi juga kontribusi terhadap program strategis nasional, khususnya ketahanan pangan.
“Prajurit TNI harus adaptif dan produktif, tidak hanya memiliki kemampuan tempur, tetapi juga mampu menjawab tantangan multidimensi,” kata Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika.
Kodiklat TNI memastikan program serupa akan terus berlanjut sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit.
“Kami berkomitmen mencetak prajurit yang profesional, adaptif, dan mampu memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh,” pungkas Naudi.
Kegiatan ini diikuti personel dari berbagai satuan, termasuk Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Kompi Produksi, dengan materi pelatihan mencakup zeni konstruksi, kesehatan, serta praktik langsung pengelolaan pangan.
“Bimtek ini merupakan langkah konkret untuk menyiapkan prajurit sebagai kader ketahanan pangan yang siap diterjunkan di berbagai wilayah,” ujar Dirjianbang Kodiklat TNI Brigjen TNI Erland Hendriatna. (arf)