JAVASATU.COM- Pondok Pesantren Refah Islami, Sidayu, Gresik kembali mencetak prestasi dengan melahirkan hafiz Al-Qur’an ke-100. Capaian ini ditandai dengan selesainya hafalan 30 juz oleh dua santri, Alfath Atharrayhan Santia dan Jundulloh Izzudin Hartono, dalam prosesi setoran akhir, Kamis (9/4/2026).

Prosesi khataman digelar di hadapan pengasuh pesantren KH. Farid Dhofir, orang tua santri, serta para asatidzah dan santri lainnya. Momen ini menjadi penanda keberhasilan pendidikan tahfidz yang dijalankan pesantren.
“Barakallah untuk para hafidz! Semoga hafalan ini menjadi cahaya dunia dan akhirat, serta membawa keberkahan bagi keluarga, pesantren, dan umat,” ujar KH. Farid Dhofir.
Suasana haru menyelimuti jalannya prosesi saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema. Tangis bahagia orang tua pecah ketika menyaksikan anak-anak mereka menuntaskan hafalan 30 juz.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Ummul Qur’an, sujud syukur, serta doa bersama yang diiringi gema takbir. Para santri yang hadir turut menyimak dengan khidmat, menambah suasana syahdu.
KH. Farid Dhofir menegaskan, capaian tersebut bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
“Hafalan ini bukan akhir, tetapi awal untuk menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Dengan lahirnya hafiz ke-100 ini, Pesantren Refah Islami Gresik semakin memperkuat perannya dalam mencetak generasi Qur’ani yang berkontribusi bagi masyarakat dan umat. (bas/nuh)