email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UB Sulap Limbah MBG Jadi Cuan, DPRD dan Wali Kota Malang Kompak Dukung

by Javasatu
11 April 2026

JAVASATU.COM- Universitas Brawijaya (UB) menggagas inovasi pengolahan limbah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pakan ternak bernilai ekonomi di Kota Malang. Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Malang dan DPRD karena dinilai mampu mengatasi persoalan sampah sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ilustrasi: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat duduk lesehan dalam uji coba MBG Prasmanan di MIN 2 Kota Malang pada 2 April 2026. (Credit: Javasatu.com)

Mengutip dari Nusadaily.com, Sabtu (11/4/2026), Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan persoalan limbah MBG tidak bisa ditangani pemerintah sendiri, sehingga perlu keterlibatan semua pihak.

“Jadi memang harus semua pihak ikut ambil bagian. Masyarakat luas, perguruan tinggi lewat pengabdian masyarakatnya, pokoknya semua harus terlibat,” ujar Wahyu.

Ia berharap limbah organik dari dapur MBG tidak lagi menjadi beban lingkungan, melainkan bisa diolah menjadi nilai ekonomi.

“Sehingga limbah ini bukan jadi musibah, tapi justru berkah,” imbuhnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas Mutaqin. Ia menilai peran kampus sangat penting dalam mengurai persoalan sampah MBG yang kian meningkat.

“Tak mungkin pemkot mampu bekerja sendirian, selain karena keterbatasan tenaga, juga TPA Supiturang sudah mulai sesak,” tegasnya, dikutip dari Nusadaily.com.

Anas mendorong agar lebih banyak kampus dan pihak terlibat dalam pengelolaan limbah MBG.

“Yang terpenting keterlibatan semua pihak, mulai dari BGN, pengelola dapur, kampus hingga masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi, menyebut inovasi UB sebagai solusi strategis berbasis ekonomi sirkular.

“Dalam satu dapur MBG saja, potensi limbah bisa mencapai 5 hingga 10 kilogram per hari. Kalau dikalikan puluhan dapur, jumlahnya sangat besar,” ungkap Suryadi.

BacaJuga :

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Menurutnya, pengolahan limbah menjadi pakan ternak tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi peternak.

“Ini solusi dua masalah sekaligus: sampah teratasi, ekonomi masyarakat meningkat,” ujarnya.

DPRD, lanjut Suryadi, akan mengawal program ini agar berkelanjutan dari sisi regulasi hingga penganggaran.

“Kami siap jadi garda terdepan memastikan program ini berjalan optimal,” tegasnya.

Program ini dikembangkan UB bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Malang serta kelompok peternak berbasis BUMDes. Limbah organik seperti nasi dan sisa sayur diolah menjadi pakan ternak dalam bentuk maggot, pelet, maupun pakan langsung.

Ketua BITS FISIP UB, Syahirul Alim, menjelaskan program ini lahir dari tingginya volume limbah dapur MBG.

“Limbah MBG itu bisa diputar jadi cuan. Diolah jadi pakan ternak, lalu hasil ternaknya bisa dijual atau diserap kembali,” jelasnya.

Pada tahap awal, program diuji coba di empat dapur MBG di Kota Malang dengan melibatkan peternak lele, kambing, domba, dan itik di wilayah Singosari.

Koordinator Wilayah BGN Kota Malang, M. Atho’illah, menyebut potensi limbah sangat besar seiring bertambahnya dapur MBG.

“Kalau limbah ini bisa diolah jadi sesuatu yang bernilai ekonomis, tentu sangat baik,” ujarnya.

Dari sisi pelaku usaha, Pengelola BUMDes Ardiles Desa Ardimulyo, Singosari, Misbahul Munir, menilai program ini dapat menekan biaya produksi peternak.

“Limbah sayur dan nasi bisa mengurangi biaya pakan. Kalau berjalan baik, ini sangat menguntungkan,” katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru di Kota Malang. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Badan Gizi NasionalBGNKota MlangMakan Bergizi GratismbgSPPGWali Kota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved