email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UIBU Malang Lawan Bullying Lewat Game Interaktif, Calon Guru Dibekali Nilai Kebinekaan

by Yondi Ari
27 Juni 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang menghadirkan cara berbeda dalam membekali calon guru menghadapi persoalan perundungan (bullying) di dunia pendidikan.

Sebanyak 89 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengikuti pembelajaran berbasis permainan interaktif bertajuk Heppiee Interactive Learning yang memadukan nilai kebinekaan, toleransi, dan budaya anti-bullying di Kampus UIBU, Sabtu (27/6/2026).

Mahasiswa PPG UIBU, Yohan Ari Kurnia dan Khoridyah Maulidah Annabilah. (Foto: Javasatu.com)

“Kami meyakini bahwa materi bullying tidak cukup hanya diceramahkan, tetapi harus dipraktikkan langsung. Mahasiswa mempraktikkannya bersama rekan sejawat melalui berbagai aktivitas,” ujar Rektor UIBU Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus C Jalan Citandui itu menjadi bagian dari mata kuliah wajib mahasiswa PPG setelah menempuh pendidikan profesi.

Berbeda dengan metode seminar konvensional, UIBU mengemas pembelajaran melalui game outbound, simulasi kelompok, hingga kuis digital interaktif yang dapat diakses langsung melalui gawai peserta.

Menurut Nurcholis, pendekatan berbasis permainan dipilih agar materi mengenai kebinekaan dan pencegahan bullying lebih mudah dipahami sekaligus diterapkan oleh para calon pendidik ketika nantinya mengajar di sekolah.

“Pendidikan akan lebih mudah diterima ketika suasananya menyenangkan. Karena itu seluruh kegiatan kami kemas secara interaktif tanpa mengurangi substansi materi tentang kebinekaan dan anti-bullying,” katanya.

Melalui berbagai permainan kelompok, peserta diajak membangun kerja sama, menghargai perbedaan, memperkuat toleransi, serta melatih kemampuan menyelesaikan konflik secara positif. Puncak kegiatan ditandai dengan sesi Heppiee Interactive Learning, yakni kuis digital bertema kebinekaan yang memungkinkan mahasiswa berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai bentuk perundungan di lingkungan pendidikan.

Nurcholis berharap pembelajaran tersebut mampu meningkatkan kepekaan calon guru dalam mengenali dan mencegah tindakan bullying sejak dini.

BacaJuga :

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik

“Bisa jadi tanpa disadari kita pernah melakukan tindakan bullying dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk calon guru yang lebih peka dan siap menjadi generasi Berbudi Utama,” ujarnya.

Metode pembelajaran tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang mahasiswa PPG UIBU, Yohan Ari Kurnia, menilai konsep belajar melalui permainan jauh lebih efektif dibandingkan penyampaian materi secara konvensional.

“Kalau di kampus lain mungkin hanya seminar, tetapi di UIBU kami belajar melalui game outbound dan game interaktif. Banyak nilai yang kami dapat, terutama saling menghargai, menghormati perbedaan, dan membangun kekompakan,” kata Yohan.

Ia menilai bekal tersebut penting karena kasus perundungan di lingkungan pendidikan masih menjadi persoalan serius yang harus dicegah sejak dini oleh para pendidik.

“Kasus bullying yang terjadi sekarang cukup memprihatinkan. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih memahami bagaimana mencegah dan menyikapi perundungan ketika nanti menjadi guru,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan mahasiswa PPG lainnya, Khoridyah Maulidah Annabilah. Menurutnya, pendekatan interaktif membuat calon guru lebih siap menghadapi persoalan sosial yang kerap muncul di sekolah.

“Melihat kasus-kasus perundungan saat ini memang sangat miris. Setelah mengikuti kegiatan ini kami menjadi lebih aware dan tahu langkah apa yang harus dilakukan ketika menemukan kasus bullying di sekolah,” ujarnya.

Melalui inovasi pembelajaran tersebut, UIBU Malang berharap para lulusan PPG tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menghargai keberagaman di setiap satuan pendidikan tempat mereka mengabdi. (dop/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BullyingKota MalangpendidikanPPGUIBU Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

BERITA LAINNYA

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved