JAVASATU.COM- Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Wilayah Jawa Timur menggelar Sarasehan Kebangsaan bertajuk “Trisakti Bung Karno” di Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Kota Blitar, pada 25–26 Juni 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno itu mengajak generasi muda memperkuat pemahaman sejarah sebagai bekal membangun masa depan bangsa.

“Yang penting itu faktor kesejarahan, bagaimana menanamkan generasi milenial memiliki kesadaran sejarah. Ketika suatu saat mendapat amanah menjadi pemimpin, mereka mampu mengambil keputusan dengan pemahaman sejarah yang utuh,” ujar pustakawan Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Budi Kastowo, saat membuka sarasehan.
Kegiatan tersebut difasilitasi Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan digelar melalui kolaborasi IPJI Jawa Timur bersama Lembaga Pelestari Adat, Sejarah dan Budaya Paseban XI, Generasi Penerus (Genrus) Penyambung Lidah Rakyat, serta sejumlah mitra yang bergerak dalam pelestarian ajaran dan pemikiran Bung Karno.
Sarasehan mengangkat tema Trisakti Bung Karno, yakni gagasan Presiden pertama RI Soekarno tentang kemandirian bangsa yang meliputi tiga pilar utama, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Hadir sebagai pembicara utama, Ayu Gembirowati atau KRA Fransisca Sunarti Soekarno Putri memaparkan implementasi nilai-nilai Trisakti dalam pembangunan karakter bangsa melalui Program Portal XIII Bung Karno.
“Pemahaman sejarah merupakan modal penting untuk menggapai cita-cita Indonesia yang maju dan unggul. Nilai-nilai Trisakti harus terus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya.
Dalam forum tersebut, Ayu juga berbagi pandangan mengenai pentingnya melanjutkan semangat perjuangan Bung Karno melalui pelestarian nilai-nilai kebangsaan, budaya, dan sejarah kepada generasi muda.
Panitia menyebut kehadiran Ayu Gembirowati menjadi salah satu daya tarik utama sarasehan karena membahas implementasi ajaran Bung Karno secara langsung di hadapan peserta yang berasal dari berbagai komunitas, pegiat budaya, insan pers, dan masyarakat umum.
Melalui kegiatan ini, IPJI Jawa Timur berharap nilai-nilai Trisakti Bung Karno tidak hanya menjadi bahan diskusi akademik, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa. (ich/nuh)