JAVASATU.COM-MALANG- Di balik sedapnya semangkuk bakso, ada mesin yang terus berputar sejak 1995. Selep Daging Lawas milik Abah Sumengkar, yang terletak di belakang Pasar Singosari Kabupaten Malang, dekat Terminal Singosari, menjadi saksi perjalanan panjang usaha penggilingan daging yang tak sekadar bisnis, tapi juga warisan rasa dan kepercayaan.

Selep ini melayani berbagai adonan olahan seperti bakso, cilok, nugget, hingga rolade. Tiga dekade bertahan bukan perkara mudah. Di balik mesin yang tak pernah lelah, berdiri sosok setia: Cak Rokim. Ia bukan sekadar pegawai, tapi operator senior yang ikut membesarkan usaha ini sejak hari pertama. Bekerja tekun, disiplin, dan penuh tanggung jawab, Cak Rokim dikenal luas di kalangan pelaku usaha makanan sebagai penggiling profesional.
Kepercayaan pelanggan terhadap usaha ini tak lepas dari figur karismatik Abah Sumengkar. Dikenal hidup sederhana dan dermawan, Abah kerap membantu warga sekitar dan tak segan memberi potongan harga kepada pelanggan yang kesulitan ekonomi.
“Abah itu bukan cuma bos, tapi juga guru hidup,” kata Cak Rokim, Senin (26/5/2025).
Putra Abah, Erry, menambahkan bahwa usaha ini tak sekadar menjual jasa, tapi juga menjaga amanah rasa dan kualitas.
“Yang kami giling ini jadi rezeki buat keluarga pelanggan kami. Jadi harus benar-benar dijaga,” katanya.
Untuk meningkatkan kualitas, pihaknya telah meningkatkan mesin giling dengan unit baru yang lebih modern. Langkah ini diambil untuk menghasilkan adonan yang lebih halus dan efisien.
“Yang penting pelanggan puas,” tutur Erry, mengutip prinsip sang ayah yang masih dipegang teguh hingga kini.

Kini, Selep Daging Lawas menjelma jadi ikon gilingan daging berkualitas di Singosari. Tak hanya menggiling, mereka juga menyediakan racikan bumbu bakso khas Malangan hasil racikan pengalaman panjang. Pelanggan cukup membawa bahan mentah, selebihnya ditangani dengan cepat dan rapi hingga adonan siap cetak.
“Kalau mau giling daging rasa yakin, ya ke tempat Abah Sumengkar,” kata Kateman, pelanggan setia yang sehari-hari berjualan bakso keliling.
Bagi pelaku usaha kuliner atau mereka yang baru merintis bisnis makanan, Selep Daging Lawas bukan sekadar tempat giling, tapi awal dari usaha yang digerakkan oleh kejujuran, dedikasi, dan rasa. (Nuh)