email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

by Redaksi Javasatu
7 Maret 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, mendukung langkah strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam mempersiapkan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026.

Credit: Polri

Dukungan tersebut disampaikan Nasky terhadap kebijakan yang dijalankan melalui Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., yang menyiapkan berbagai inovasi kampanye keselamatan bagi para pemudik.

Alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu menyoroti sejumlah kreativitas kampanye keselamatan serta pendekatan humanis yang dilakukan Polri dalam menyambut Operasi Ketupat 2026 guna melayani, mengamankan, dan mengawal arus mudik serta arus balik Lebaran agar berjalan lancar dan tertib.

Menurut Nasky, kampanye keselamatan yang digagas Korlantas Polri tahun ini terasa berbeda karena lebih menyentuh sisi emosional masyarakat. Salah satunya melalui lagu kampanye keselamatan berjudul “Mudik Tertib Ojo Kesusu”.

Ia menilai, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Korps Bhayangkara tidak hanya memberikan instruksi teknis, tetapi juga menyampaikan pesan kemanusiaan kepada para pemudik.

“Melalui lagu itu, Polri menyisipkan pesan bahwa keluarga tercinta sedang menanti kehadiran pemudik di kampung halaman,” kata Nasky, Sabtu (7/3/2026).

Lagu yang mulai viral di berbagai platform media sosial itu bahkan dinilai dapat menjadi “teman perjalanan” bagi jutaan pemudik yang akan memadati jalur-jalur nasional menuju kampung halaman.

BacaJuga :

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Salat Jumat di Wringinanom, Kapolres Gresik Ajak Warga Jaga Keamanan Ramadan

Nasky menilai lagu tersebut bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga mengandung pesan keselamatan bagi para pemudik yang sedang melakukan perjalanan.

Menurutnya, lirik dalam lagu tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengedepankan keselamatan selama perjalanan mudik.

“Lewat lagu tersebut masyarakat dapat terhibur dalam perjalanan mudik. Liriknya juga mengingatkan pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya. Mudah-mudahan ini menambah suasana psikologis yang riang dan membuat pemudik ingat bahwa mereka akan bertemu keluarga sehingga keselamatan harus diutamakan,” ujarnya.

Selain itu, Nasky juga menyoroti tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” yang diusung dalam Operasi Ketupat 2026. Ia menilai slogan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman.

Menurutnya, pesan utama dari kampanye tersebut adalah menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama agar perayaan Idulfitri tidak ternoda oleh insiden di jalan raya.

Di sisi lain, Polri juga menegaskan bahwa tilang manual ditiadakan selama Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung pada 13–25 Maret 2026. Penindakan pelanggaran lalu lintas hanya dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Dengan kebijakan tersebut, fokus kepolisian selama masa mudik adalah memberikan pelayanan, pengaturan lalu lintas, serta memastikan keselamatan para pemudik.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Nasky menilai kampanye kreatif serta langkah humanis yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menunjukkan komitmen kuat Polri dalam menjamin keselamatan masyarakat selama momentum mudik.

Founder Nasky Milenial Center itu menyebut Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mencerminkan kehadiran negara dan Polri dalam melayani masyarakat selama Ramadan, arus mudik, Idulfitri hingga arus balik.

“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman, tertib, kondisi kriminalitas terkendali, dan lalu lintas tetap lancar,” ujar Nasky dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).

Nasky yang juga menjabat sebagai Ketua Indonesia Youth Epicentrum memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan dedikasi Kapolri serta Kakorlantas Polri beserta seluruh jajarannya dalam mengawasi dan mengamankan arus mudik.

Ia menilai komitmen tersebut penting untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar (Kamseltibcarlantas), sekaligus memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik, Idulfitri hingga arus balik.

Di akhir keterangannya, Nasky menegaskan kehadiran Polri selama Operasi Ketupat merupakan bukti bahwa negara hadir untuk menjaga keselamatan perjalanan masyarakat.

“Tugas Polri adalah melayani, melindungi, dan mengayomi. Mudik bukan hanya soal perjalanan, tetapi soal pulang dengan selamat,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi memperkenalkan tagline pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Polri untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Tagline kita kali ini adalah ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Tentunya yang kita kedepankan adalah langkah preemtif dan preventif. Penegakan hukum kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujar Jenderal Sigit dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho sebelumnya juga meluncurkan tagline Operasi Ketupat 2026 “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” serta memperkenalkan lagu kampanye keselamatan berjudul “Mudik Tertib Ojo Kesusu.”

Peluncuran tagline dan lagu tersebut digelar di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (3/3/2026), sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: MudikNasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPOLRI

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Salat Jumat di Wringinanom, Kapolres Gresik Ajak Warga Jaga Keamanan Ramadan

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Modus Polisi Gadungan, Pria di Malang Rampas Mobil Innova Saat Test Drive

Wabup Gresik Ingatkan Tawuran Sahur, Sekaligus Sosialisasikan Layanan Darurat 112

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Prev Next

POPULER HARI INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

BERITA LAINNYA

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Babinsa Kodim Blora Dampingi Petani Panen Padi di Tunjungan

Kasdim Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial di Kunduran

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d