email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

TNI Tegaskan Guru dan Nakes di Yahukimo Tak Terlibat Satgas: Mereka Tenaga Profesional

by Redaksi Javasatu
7 Juli 2025
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- TNI menegaskan bahwa guru dan tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi korban penyerangan di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua, tidak memiliki keterkaitan dengan satuan tugas militer. Para korban disebut sebagai tenaga profesional yang menjalankan tugas secara murni untuk melayani masyarakat.

Ilustrasi alam Papua. (Foto: Puspen TNI)

Penegasan itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, merespons peristiwa penyerangan brutal oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 21 dan 22 Maret 2025.

“Para guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di Distrik Anggruk maupun wilayah lain di Yahukimo adalah tenaga profesional, bukan bagian dari Satgas TNI. Mereka bekerja secara mandiri dan berdedikasi untuk masyarakat,” tegas Kristomei di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (7/7/2025).

Insiden penyerangan pertama terjadi pada 21 Maret sekitar pukul 16.00 WIT dan melibatkan 10 hingga 15 orang pelaku. Keesokan harinya, penyerangan kembali terjadi sekitar pukul 07.00 WIT oleh delapan pelaku. Seorang guru bernama Rosalia Rerek Sogen tewas dalam kejadian tersebut. Tiga korban lainnya luka berat dan tiga orang luka ringan.

Rosalia diketahui merupakan lulusan Program Studi Matematika FKIP Universitas Nusa Cendana Kupang, NTT. Ia mengabdi sebagai guru kontrak Pemkab Yahukimo sejak 2021 dan dikenal sebagai sosok sederhana dan berdedikasi tinggi. Perempuan asal Larantuka itu menjadi simbol pengabdian di garis depan pendidikan Papua.

TNI menyatakan prihatin dan mengecam keras aksi kekerasan terhadap tenaga pengajar dan kesehatan yang disebut sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan.

“Penyerangan ini tidak hanya melukai individu, tapi juga menjadi ancaman serius terhadap pembangunan SDM di Papua,” ujar Kristomei.

BacaJuga :

MUI Kecamatan Gresik Gandeng Takmir Al Istiqomah, Siapkan Program Pembinaan Umat

Setahun Beroperasi, RSUD Gresik Sehati Catat Lonjakan Pasien hingga 100 Persen

Yayasan Serafim bersama Pemkab Yahukimo juga membantah adanya keterlibatan militer dalam penugasan tenaga profesional tersebut. Para guru dan nakes di 33 distrik disebut telah melewati seleksi ketat dan murni ditugaskan untuk pelayanan publik.

TNI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemda dan aparat keamanan untuk memastikan perlindungan maksimal bagi para tenaga pendidik dan nakes di Papua. Upaya ini dilakukan agar mereka bisa menjalankan tugas tanpa rasa takut di tengah situasi keamanan yang masih rentan. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Puspen TNI

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

MUI Kecamatan Gresik Gandeng Takmir Al Istiqomah, Siapkan Program Pembinaan Umat

Setahun Beroperasi, RSUD Gresik Sehati Catat Lonjakan Pasien hingga 100 Persen

Zulhas di Unira Malang: Ketahanan Pangan Kunci Kedaulatan Bangsa

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Polisi Selidiki Robohnya Kandang Ayam Tewaskan 2 Orang di Wonosari Malang

Solusi Tumpukan Sampah, Landfill Mining TPA Ngipik Gresik Resmi Beroperasi

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Edukasi Siswa SMA NU 2

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Curanmor Wringinanom Terungkap Kurang dari 24 Jam, Pelaku Tetangga Kos

Tragedi Sungai Jabung, Kronologi Perempuan 17 Tahun Tewas oleh Temannya

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Tragedi Sungai Jabung, Kronologi Perempuan 17 Tahun Tewas oleh Temannya

Polisi Selidiki Robohnya Kandang Ayam Tewaskan 2 Orang di Wonosari Malang

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

BERITA LAINNYA

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Polda Jateng Ringkus Kurir Narkoba, 332 Gram Sabu dan 803 Butir Ekstasi Disita

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

Awal Periode Kedua, Mas Dhito Perkuat Pelayanan Publik di Tengah Efisiensi Rp265 Miliar

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

BKPSDM Kota Kediri Sosialisasikan PUSDASIP 2026 Berbasis RHK dan IKI

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d