Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

21 Hari Dirawat, Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal Dunia

Agung Baskoro by Agung Baskoro
9 September 2023
0

JAVASATU.COM-MALANG- Satu lagi korban Tragedi Kanjuruhan menghembuskan nafas terakhirnya. Sebelum meninggal dunia korban sempat di rawat intensif di RS Saiful Anwar Malang selama 21 hari. Saat ini jumlah korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan menjadi 134 orang.

Jenazah almarhum Reivano diantarkan ke makam desa setempat. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Korban yang diketahui seorang suporter fanatik kesebelasan Arema iFC tu bernama Reivano Dwi Afriansyah (17) warga Dusun Kebonsari RT.4, RW 1, Desa Ngebruk Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Almarhum Reivano Dwi Afriansyah menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (21/10/2022) sekitar pukul 06.45 WIB di RS Saiful Anwar setelah berjuang sembuh pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu.

Diketahui, Reivano telah mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSSA Malang sejak sehari setelah tragedi Kanjuruhan Malang.

Sebelum dimakamkan jenazah korban di semayamkan terlebih dahulu di rumah duka. Yang selanjutnya dimakamkan di TPU desa setempat, pada pukul 10.30 WIB tadi.

Menurut dokter I Wayan Agung selaku Kepala Bidang Pelayanan Medik RSSA Malang, Almarhum Reivano, selama dirawat kondisi nafasnya tidak stabil. Selama 18 hari terbaring di ICU, meski sudah diberikan alat bantu pernafasan. Namun kondisi korban tidak stabil hingga Jumat 21 Oktober 2022.

“Reivano bersama-sama kita 18 hari masuk ke RSSA Malang langsung ke ICU dalam kondisi napas yang tidak stabil jadi selama 18 hari kita berikan alat bantu napas ventilator dengan kondisi naik turun. Kita terus berjuang dengan almarhum selama 18 hari tapi Allah menentukan kehendak lain dipanggil hari ini,” ucapnya, Jumat (21/10/2022).

Sementara itu, Ketua RW 1 Dusun Kebonsari, Muji Santoso menerangkan, almarhum dikenal sebagai anak baik dan pendiam, jarang sekali keluar rumah.

“Almarhum ini berangkat bersama dua temannya, tapi yang dua gak jadi masuk karena tiketnya mahal,” ucap pria yang akrab di sapa Ucok. Yang saat itu ikut menghantar jenazah di pemakaman.

“Almarhum itu pelajar kelas 12, SMK Grafika Malang. Saat itu sama bapaknya gak boleh berangkat dan tidak dibelikan tiket, tapi sama kakaknya dibelikan tiket,” tegas Ucok.

Sebagai informasi, sebelum Reivano berpulang, Helen Prisela (20) juga menghembuskan nafas terakhir di RSSA Malang pada Selasa (11/10/2022) lalu.

Kemudian, sepekan setelahnya, Aremania bernama Andi Setiawan (33) juga menghembuskan nafas terakhir di RSSA Malang. Dengan kabar duka ini, saat ini total korban meninggal akibat Tragedi Kanjuruhan menjadi 134 orang. (Agb/Saf)

Tags: Arema FCAremaniaAremanitaDesa Ngebrukkecamatan sumberpucungTragedi Kanjuruhan
Previous Post

Lahirnya Arema dan Tragedi Sepak Bola yang Tragis Menuju Prestasi

Next Post

Lomba Cipta Menu, Makanan Olahan Tradisional Petani Lokal Merauke Diapresiasi

Related Posts

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang
Kabupaten Malang

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

26 April 2026
Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan
Berita

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

25 April 2026
Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga
Berita

Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga

25 April 2026
SPBU “Nakal” di Kota Malang Disanksi, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite 30 Hari
Berita

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

24 April 2026
Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi
Berita

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

24 April 2026
Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi
Berita

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

23 April 2026
Next Post
Lomba Cipta Menu, Makanan Olahan Tradisional Petani Lokal Merauke Diapresiasi

Lomba Cipta Menu, Makanan Olahan Tradisional Petani Lokal Merauke Diapresiasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Kota Sukabumi Jadi Semangat Pengabdian
  • UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1
  • 40 Kantong Darah dari Polres Blitar Kota di HUT ke-75 Humas Polri
  • MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2
  • Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Orang Jadi Tersangka
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com