email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 24 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bawaslu Kabupaten Malang Tak Transparan Publikasi Hasil Tes CAT Rekrutmen Panwascam

by Agung Baskoro
26 Oktober 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malang telah mengumumkan hasil seleksi dan menetapkan tiga Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) terpilih untuk setiap Kecamatan. Selasa (25/10/2022).

Ilustrasi

Namun demikian, penetapan Panwaslu tersebut, dipertanyakan oleh Ketua Badan Pekerja Pro Desa, Ahmad Kusairi tentang transparansi hasil Computer Assisted Test (CAT) yang tidak pernah dipublikasikan.

“Penetapan hasil tes CAT calon panitia Panwascam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024, beberapa waktu lalu tidak pernah dipublikasikan”, ujarnya, Rabu (26/10/2022).

Kusairi mencium gelagat yang tidak sedap pada hasil test itu. Dan mensinyalir ada permainan dalam proses rekrutmen Panwaslu.

“Jika hasil tes CAT tidak dipublikasikan sebelum penetapan, saya meyakini ada permainan di dalam penentuan Panwaslu Kecamatan”, ujarnya.

Yang diketahui Kusaeri, CAT adalah metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar atau calon Panwascam yang bersifat akuntabel dan transparan.

“Prosesnya disinyalir abal-abal, sama sekali tidak ada transparansinya, semua dilakukan secara tertutup”, jelasnya.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

“Bahkan kita ada temuan dan aduan, bahwa ada beberapa nilai tes tulis yang tinggi dan tertinggi disebuah kecamatan, tapi ternyata tidak lolos 6 besar”, ujarnya.

Menurut Kusairi, apa yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Malang, sangat merugikan hak peserta seleksi.

“Jika tidak ada transparansi dalam tahapan seleksi, maka hasilnya adalah permainan, Panwaslu terpilih hanya hasil loby-loby saja, ini bahaya karena Panwaslu itu ujung tombak pengawasan, bisa saja nanti jadi alat politik semata karena kualitasnya tidak standar”, jelasnya.

Kusairi kemudian mengajak peserta pemilu dalam hal ini partai politik untuk turut juga waspada atas hasil seleksi Panwaslu di Kabupaten Malang.

“Saya mengajak parpol sebagai peserta pemilu untuk turut waspada dan turut bersuara atas hal ini, saya khawatir nanti ketika pelaksanaan tahapan pemilu,panwascam ini hanya jadi alat politik untuk memenangkan salah satu caleg”, pintanya.

Lebih lanjut, Kusairi meminta kepada Bawaslu Kabupaten Malang agar fair dengan mempublikasi hasil CAT.

“Saya tantang Bawaslu untuk terbuka dengan mempublikasikan hasil CAT, agar semua terbuka dan tidak ada yang dirugikan”, tandasnya. (Agb/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bawaslu Kabupaten MalangPemilu 2024ProDesa

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolres Gresik Ajak Media Sajikan Informasi Edukatif dan Terpercaya

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Ayah Tiri Diduga Perkosa Anak Selama 4 Tahun, Sidang Digelar di PN Surabaya

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

Prev Next

POPULER HARI INI

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

BERITA LAINNYA

Kapolres Gresik Ajak Media Sajikan Informasi Edukatif dan Terpercaya

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Ayah Tiri Diduga Perkosa Anak Selama 4 Tahun, Sidang Digelar di PN Surabaya

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved