email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

CO.Ensis: Mikroplastik Limbah Cair Pabrik Kertas Cemari Bahan Baku PDAM Surya Sembada

by Sudasir Al Ayyubi
11 April 2023

JAVASATU.COM-SURABAYA- Lilik Maulidah Sholichah, Mahasiswi Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam CO.Ensis (Community Of Environment Sustainable) melakukan Penelitian Maret 2023 pada 4 industri kertas di sepanjang hilir Sungai Brantas yaitu, PT. Tjiwi Kimia, PT. Adiprima Suraprinta, PT. Dayasa Aria Prima, dan PT. Surabaya Mekabox. industri tersebut membuang limbah nya pada Kali Surabaya (Sungai Brantas).

(Foto: CO.Ensis)

“Titik outlet pengambilan sampel dilakukan langsung pada area pipa outlet limbah. Setelah melakukan pengamatan kontaminasi mikroplastik pada titik sebelum, outlet, dan sesudah pada  4 industri kertas di hilir Sungai Brantas mengandung mikroplastik yang berjenis fiber, filamen, dan fragmen,” ungkap Lilik Maulidah dalam keterangan tertulisnya pada Senin (10/4/2023).

Menurut dia, mikroplastik merupakan plastik yang telah terdegradasi oleh sinar ultraviolet dan berubah ukuran menjadi mikro < 5mm. Jenis mikroplastik fiber, filamen, dan fragmen yang terkontaminasi pada air limbah pabrik kertas berasal dari bahan baku yang digunakan dalam produksinya.

“Hasil penelitian ditemukan bahwa mikroplastik yang ditemukan rata-rata 3299 partikel/100 liter. Terbanyak dikeluarkan oleh PT Adiprima Suraprinta sebesar 3193 partikel/100 liter dan jumlah mikroplastik paling sedikit ditemukan pada PT. Dayasa Aria Prima sejumlah 523 partikel/100 liter,” beber Lilik Maulidah Sholichah.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Mikroplastik jenis filamen ditemukan dengan jumlah tertinggi pada 49% atau 6475 partikel. Kemudian disusul oleh jenis fragmen sejumlah 27% atau 3591 partikel, dan mikroplastik jenis fiber dengan jumlah 24% atau 3132 partikel.

(Sumber data: CO.Ensis)

Bahan Baku Kertas Bekas

Diungkapkan Lilik Maulidah Sholichah, industri kertas di Jawa Timur menggunakan bahan baku kertas bekas. Sampah impor tersebut dikulak dari Amerika Serikat, Eropa, dan Australia. 40 persen dari sampah impor berjenis plastik dari hasil solasi, laminasi, dan bungkus makanan dan minuman instan.  Industri kertas membutuhkan bahan baku sebesar 10,7 juta ton per tahun.

Aliran limbah, lanjut dia, dari pabrik kertas pada penelitian ini mengalir ke dua anak sungai Brantas yaitu Kali Surabaya dan Kali Porong. Limbah yang mengalir pada Kali Surabaya dari PT. Adiprima Suraprinta, PT. Surabaya Mekabox, dan PT. Dayasa Aria Prima. PT. Tjiwi Kimia mengalirkan limbahnya pada Kali Porong. Kualitas air pada Kali Surabaya menurun padahal air di sana digunakan sebagai water intake produksi air minum PDAM Surya Sembada Surabaya yang dialirkan pada 2,4 juta pelanggan di sekitar kawasan Kota Surabaya serta Kali Porong sebagai bahan baku air tambak penduduk dan nelayan pencari ikan.

BacaJuga :

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

“Kedua anak kali Sungai Brantas sama-sama mempunyai potensi untuk menunjang kehidupan manusia karena digunakan sebagai bahan baku air minum dan pengairan Tambak Udang dan bandeng, Ketidak pedulian industri kertas dengan membuang limbah terkontaminasi mikroplastik akan memberikan ancaman serius bagi kelestarian ekosistem sungai dan kesehatan pemanfaat air sungai untuk air minum, kontaminasi mikroplastik pada air sungai akan masuk kedalam tubuh dan mengganggu metabolisme dan sistem hormon tubuh manusia,” jelas Lilik Maulidah, Mahasiswi semester 6 yang tinggal Sepanjang Sidoarjo ini.

Dia menyebut, ada sejumlah dampak mikroplastik bagi manusia:

  1. Mikroplastik dapat mengikat senyawa berbahaya seperti logam berat, pestisida, detergen dan senyawa pengganggu hormon yang ada di dalam air sungai.
  2. Mikroplastik mengandung bahan kimia berbahaya phthalate dan bisphenol a zat tersebut dapat menganggu sistem hormon pada manusia.
  3. Mikroplastik dapat mengikat bakteri pathogen yang dapat menganggu sistem imun dan terjadinya infeksi pada tubuh.
  4. Mikroplastik dapat menumpuk dihati dan ginjal menyebabkan peradangan

Untuk itu pihaknya mendesak kepada Kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)/Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan upaya-upaya pengendalian pencemaran di Sungai Brantas yang  menjadi sungai Strategis nasional dengan:

  1. Melakukan pemantauan secara rutin dan tegas terhadap industri yang membuang limbah langsung pada aliran Sungai Brantas
  2. Membuat baku mutu mengenai mikroplastik sebagai bahan acuan kerja pada Industri dialiran Sungai Brantas
  3. Melakukan pemulihan sungai terhadap Sungai Brantas karena digunakan sebagai bahan baku air minum PDAM Surya Sembada Surabaya

“Berharap kepada industri Kertas untuk mengelola air limbah produksinya terlebih dahulu dan mempunyai Instalasi Pengelolaan Limbah industri yang terintegritas,” harap dia mengakhiri. (Sir/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: CO.EnsisMikroplastikPDAM Kota SuarabyaPDAM Surya SembadaUniversitas Trunojoyo Madura

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Rektor UIBU Nurcholis Pimpin Y37, Fokus Sinergi Alumni dan Kesejahteraan Mantan Guru

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029

NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029

Kiki Aston soal Polemik Asep Nurdiansyah: Jangan Jadikan Medsos Pengadilan Opini

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Prev Next

POPULER HARI INI

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

BERITA LAINNYA

Rektor UIBU Nurcholis Pimpin Y37, Fokus Sinergi Alumni dan Kesejahteraan Mantan Guru

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029

NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029

Kiki Aston soal Polemik Asep Nurdiansyah: Jangan Jadikan Medsos Pengadilan Opini

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved