JAVASATU.COM- Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menekankan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi masyarakat saat menghadiri Ta’dzim Nuzulul Qur’an di Pondok Pesantren Salafi Terpadu (PPST) Ar-Risalah Lirboyo, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat iman dan nilai moral di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

“Oleh karena itu, di momentum Nuzulul Qur’an ini, saya berharap masyarakat mampu menguatkan iman, memperbaiki akhlak, serta menuntun langkah menuju kehidupan yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini juga diisi dengan tahlil dan kirim doa untuk haul Almaghfurlahum para kiai, termasuk KH Abdul Karim, KH Mahrus Aly, KH Zainuddin, dan haul ke-4 Almarhum KH M. Ma’ruf Zainuddin.
“Acara tahlil dan doa ini menjadi ruang refleksi untuk meneladani kiprah para kiai, yang menunjukkan bagaimana ilmu, ketawadhuan, dan pengabdian menjadi fondasi penting dalam membangun umat,” jelasnya.
Mbak Wali menekankan, di tengah arus informasi dan perubahan zaman yang cepat, Al-Qur’an harus menjadi kompas moral bagi setiap individu. Nilai-nilai tersebut dapat menumbuhkan ketenangan, kebijaksanaan, dan keteguhan hati dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an adalah pedoman hidup. Dengan menjadikannya acuan, kita bisa mengambil keputusan yang bijak dan menjaga moralitas di tengah kehidupan modern yang kompleks,” tuturnya.
Selain itu, Wali Kota Kediri mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan doa bagi perdamaian di Palestina dan berbagai wilayah yang tengah menghadapi konflik.
“Semoga Allah SWT menghadirkan kedamaian, menghentikan pertumpahan darah, dan melindungi umat manusia dari kehancuran. Semoga Indonesia, khususnya Kota Kediri yang kita cintai, senantiasa diberi perlindungan, keamanan, dan keberkahan,” pungkasnya. (kur/arf)