email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wali Kota Wahyu Bertemu Abah Anton, Rivalitas Reda, Waktunya Kolaborasi

by Javasatu
9 April 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Aroma rekonsiliasi menguar dari sudut Kota Malang. Setelah berada di kubu yang berbeda pada kontestasi Pilkada 2024, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan mantan Wali Kota Malang H. Moch. Anton akhirnya bertemu dalam suasana hangat penuh makna. Pertemuan yang berlangsung di kediaman Abah Anton, kawasan Joyo Suko, Tlogomas, ini menjadi babak baru: rivalitas mereda, kolaborasi menggema.

Wali Kota Wahyu Hidayat (berdiri) saat bertume dengan Abah Anton. (Foto: Prokopim Kota Malang)

Silaturahmi ini digelar bertepatan dengan momen Hari Raya Idulfitri dan Hari Jadi ke-111 Kota Malang. Wahyu datang bersama Wakil Wali Kota Ali Muthohirin, Sekretaris Daerah Erik Setyo Santoso, serta jajaran kepala perangkat daerah. Dalam balutan senyum dan saling menghormati, pertemuan ini menghapus sekat yang pernah ada pasca-Pilkada serentak.

“Kami ini sahabat. Sudah beberapa kali bertemu, dan hari ini secara terbuka kami berdiskusi tentang banyak hal penting untuk Kota Malang,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulis Prokopim Kota Malang, Rabu (9/4/2025).

Ia menekankan, diskusi keduanya menyentuh isu strategis seperti pengembangan taman kota dan optimalisasi CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mempercepat pembangunan.

Abah Anton pun menyambut kunjungan tersebut dengan tangan terbuka dan hati lapang. Ia menegaskan tak ada jarak antara dirinya dan kepemimpinan saat ini. Bahkan, ia siap bergandengan tangan demi kemajuan Kota Malang.

“Tidak ada persoalan pribadi. Kami sudah bertemu sebelumnya, hanya saja tidak terekspose media. Hari ini saya pertegas: saya mendukung penuh program Pak Wahyu dan Pak Ali. Kota Malang harus kita bangun bersama,” ujar Anton, yang juga dikenal sebagai sosok pemersatu lintas komunitas di Malang.

Dukungan Anton dinilai krusial, mengingat pengalamannya memimpin Kota Malang dan kedekatannya dengan berbagai elemen masyarakat. Wahyu pun tak menampik bahwa kolaborasi lintas generasi pemimpin menjadi kekuatan tersendiri untuk menggerakkan Kota Malang yang “mbois berkelas”.

“Membangun kota ini tidak bisa sendiri. Butuh kebersamaan dan kesinambungan. Kolaborasi dengan para pemimpin sebelumnya adalah bentuk penghargaan dan strategi cerdas untuk masa depan,” tegas Wahyu.

BacaJuga :

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat didampingi Wakil Wali Kota Ali Muthohirin bertemu Wali Kota Malang periode 1998–2003, H. Suyitno. (Foto: Prokopim Kota Malang)

Setelah menyambangi Abah Anton, rombongan juga bersilaturahmi dengan Wali Kota Malang periode 1998–2003, H. Suyitno. Wahyu memastikan bahwa silaturahmi dengan para tokoh Malang akan terus berlanjut sebagai bagian dari membangun harmoni dan kesatuan visi.

Pertemuan dua tokoh berbeda zaman ini pun menjadi pesan kuat: kontestasi boleh panas, tetapi kepentingan rakyat tetap nomor satu. Kini, lembar baru ditulis bersama. Kota Malang bersiap melaju, diiringi kolaborasi para pemimpinnya, lintas waktu, lintas ego, demi satu tujuan yakni, Kota Malang Mbois Berkelas. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Abah Antonpemkot malangWahyu HidayatWali Kota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Top 3 Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

BERITA LAINNYA

Top 3 Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved